Pemerintahan

Pemkot Bandung Pastikan Perayaan Natal Aman dan Kondusif, Ancaman Bom di Kosambi Dipastikan Hoaks

BANDUNG, eljabar.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan suasana perayaan Natal di Kota Bandung berlangsung aman dan kondusif. Hingga saat ini, situasi keamanan di seluruh wilayah Kota Bandung dilaporkan dalam kondisi terkendali.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan bahwa tidak ditemukan gangguan berarti selama rangkaian pengamanan perayaan Natal berlangsung.

Alhamdulillah, keamanan lancar. Di tempat lain semuanya aman,” ujar Farhan.

Terkait adanya ancaman bom yang sempat diterima di kawasan Kosambi, Farhan menegaskan bahwa informasi tersebut tidak terbukti kebenarannya. Meski demikian, penelusuran terhadap pelaku ancaman tetap dilakukan oleh aparat penegak hukum.

Ancaman bom yang datang ke Kosambi waktu itu ternyata palsu. Pelacakannya kami serahkan kepada kepolisian dan juga kepada Densus 88,” katanya.

Farhan menjelaskan, sejak 22 Desember, dirinya bersama jajaran Pemkot Bandung terus melakukan pemantauan langsung ke lapangan guna memastikan pelaksanaan ibadah Natal berjalan aman hingga selesai.

Saya sejak tanggal 22 yang lalu terus berkeliling memastikan pelaksanaan ibadah Natal sampai dengan hari besok berjalan dengan lancar,” ungkapnya.

Dalam pengamanan Natal, Pemkot Bandung juga melibatkan berbagai elemen lintas agama sebagai bagian dari upaya menjaga kondusivitas kota. Menurut Farhan, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) bersama jejaring para pemuka agama dan organisasi kemasyarakatan keagamaan menjadi garda terdepan dalam menjaga situasi tetap aman dan damai.

“Itu memang salah satu garda terdepan kita, FKUB beserta seluruh jejaring komunikasi dengan para pemuka agama dan ormas keagamaan, dan itu berjalan dengan sangat baik,” jelasnya.

Selain pengamanan di lapangan, Pemkot Bandung juga menggelar rangkaian doa bersama lintas agama di Pendopo Kota Bandung sejak 21 Desember dan akan berlangsung hingga akhir tahun.

Di pendopo, sejak tanggal 21 Desember kita sudah mulai melakukan rangkaian doa bersama semua agama sampai akhir tahun nanti,” ujarnya.

Pemkot Bandung berharap kolaborasi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, serta tokoh lintas agama dapat terus terjaga guna memastikan Kota Bandung tetap aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat, khususnya dalam momentum perayaan hari besar keagamaan. *red

Show More
Back to top button