Regional

BAZNAS Jabar Gelar Syukuran Puncak Ramadhan, 500 Pekerja Informal Terima Santunan dan Layanan Sosial

BANDUNG, eljabar.com — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat menggelar kegiatan “Syukuran Puncak Ramadhan BAZNAS Jabar 1447 H – Berbagi Bahagia Ramadhan” sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap pekerja sektor informal di Kota Bandung dan sekitarnya.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis, 12 Maret 2026 atau bertepatan dengan 21 Ramadhan 1447 H tersebut berlangsung di area parkir Kantor BAZNAS Provinsi Jawa Barat. Acara menghadirkan berbagai layanan sosial, santunan, serta kebersamaan berbuka puasa bersama para penerima manfaat.

Sebanyak 500 peserta mengikuti kegiatan ini, terdiri dari 350 pengemudi ojek online, 50 pengemudi ojek pangkalan, 50 pengamen jalanan, serta 50 peserta cadangan dari masyarakat umum.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Jawa Barat berupaya memberikan dukungan moral dan sosial kepada para pekerja sektor informal yang setiap hari berjuang memenuhi kebutuhan hidup di tengah dinamika ekonomi perkotaan.

Beragam kegiatan turut memeriahkan acara tersebut, di antaranya penampilan hiburan dari Komunitas Anak Jalanan (KPJ) Jawa Barat, penyaluran santunan paket Kadedeuh Ramadhan, layanan ganti oli gratis bagi pengemudi ojek online dan ojek pangkalan, serta layanan kesehatan gratis bagi para peserta.

Selain itu, BAZNAS juga melaksanakan program borong produk UMKM untuk konsumsi berbuka puasa bersama, sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha kecil di sekitar lokasi kegiatan.

Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Anang Djauharuddin, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Menurutnya, bulan Ramadhan menjadi momentum penting untuk memperkuat solidaritas sosial dan menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Melalui kegiatan Syukuran Puncak Ramadhan ini, kami ingin memastikan bahwa keberkahan Ramadhan dapat dirasakan oleh semua kalangan, termasuk saudara-saudara kita yang bekerja di sektor informal. Zakat tidak hanya menjadi kewajiban ibadah, tetapi juga instrumen sosial yang mampu menghadirkan kebahagiaan dan kepedulian di tengah masyarakat,” ujarnya.

Apresiasi terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (ASDA I) Setda Pemprov Jawa Barat, Asep Sukmana. Ia menilai kegiatan yang digagas BAZNAS Jawa Barat ini menjadi contoh nyata kolaborasi dalam menghadirkan program kemaslahatan bagi masyarakat.

“Kegiatan ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih sangat kuat di tengah masyarakat. Pemerintah Provinsi Jawa Barat tentu mengapresiasi upaya BAZNAS Jabar yang terus menghadirkan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” tuturnya.

Menjelang waktu berbuka puasa, kegiatan juga diisi dengan tausiyah oleh Sekretaris Umum MUI Jawa Barat, Jamjam Erawan, yang mengingatkan pentingnya memuliakan kaum dhuafa serta menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperkuat kepedulian sosial.

“Ramadhan mengajarkan kita untuk lebih peka terhadap kondisi sesama. Kepedulian terhadap kaum dhuafa, termasuk para pekerja sektor informal, merupakan bagian dari nilai-nilai Islam yang harus terus kita hidupkan dalam kehidupan bermasyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari para peserta. Salah seorang pengemudi ojek online, Galih Pratama, mengaku bersyukur dapat mengikuti kegiatan tersebut.

“Kami merasa sangat diperhatikan. Selain mendapatkan santunan, ada juga layanan ganti oli gratis dan pemeriksaan kesehatan. Program seperti ini sangat membantu kami yang setiap hari bekerja di jalan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Surya Zaenudin, pengemudi ojek pangkalan yang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan ini memberikan pengalaman kebersamaan yang jarang dirasakan oleh para pekerja sektor informal.

“Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS Jawa Barat. Di bulan Ramadhan ini kami bisa merasakan kebersamaan, mendapatkan bantuan, dan berbuka puasa bersama. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut di tahun-tahun mendatang,” katanya.

BAZNAS Jawa Barat berharap kegiatan ini dapat memperkuat semangat kolaborasi berbagai pihak dalam menghadirkan program-program kemaslahatan bagi masyarakat. Melalui gerakan berbagi di bulan suci Ramadhan, diharapkan semakin banyak masyarakat yang menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi sehingga manfaatnya dapat dikelola secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan umat. (Ag)

Show More
Back to top button