Riung Priangan Pulihkan Pariwisata Bandung – Jabar
BANDUNG, eljabar.com — Para General Manager (GM) hotel berbintang di Kota Bandung sejak tahun 2008 memiliki wadah, Riung Priangan yang berkolaborasi dengan seluruh insan perhotelan, restoran dan unsur pendukung pariwisata lainnya ingin memulihkan pariwisata Bandung-Jawa Barat sebagai tujuan wisata terkemuka di Indonesia.
Keinginan dan cita-cita memulihkan pariwisata Bandung-Jawa Barat disampaikan Ketua Riung Priangan, Arief Bonafnanto yang juga GM Arion Swisbel Hotel Bandung saat Gathering Riung Priangan “Reborn”, Kamis (23/07/2020) yang dihadiri para GM hotel di Bandung, pengurus PHRI Jawa Barat, asosiasi profesi perhotelan, perwakilan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat serta Bandung juga mengikuti protokol kesehatan Covid 19.
Saat ini, kata Arief Bonafnanto, guna menghadapi Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dalam dunia pariwisata, Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Jabar sudah menerapkan standar operasional prosedur (SOP) sesuai arahan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, berupa cleanliness, healthy and safety (CHS), guna memutus penyebaran Covid 19 dalam mengembalikan kondisi ekonomi pariwisata di Jawa Barat.
Arief Bonafnanto menjelaskan, sebelum beroperasi kembali, seluruh restoran dan hotel yang anggota PHRI Jabar melakukan simulasi, sosialisasi dan uji coba pelaksanaan CHS tersebut.
Penerapan CHS ini, katanya, melibatkan semua bagian dalam industri pariwisata seperti hotel mulai karyawan, tamu sampai fasilitas hotel mau pun restoran.
Di lain pihak, katanya pula, saat ini semua hotel membatasi kapasitas tamu hotel hanya 50% dari seluruh kamar yang tersedia, menyediakan layanan khusus kepada tamu yang ingin melaksanakan isolasi mandiri di hotel, menyediakan wastafel/tempat cuci tangan yang dilengkapi dengan sabun dan pembersih tangan/handsanitizer di depan hotel atau tempat strategis lainnya.
Selain itu, pembatasan aktivitas tamu hanya di dalam kamar yang dapat memanfaatkan layanan kamar, menutup fasilitas hotel, melakukan screening pengunjung sebelum memasuki lokasi hotel seperti pengukuran suhu tubuh, penggunanaan masker dan jaga jarak.
Untuk karyawan sendiri, kata Arief, manajemen memastikan karyawan dalam keadaan sehat, wajib menggunakan masker, sarung tangan dan pakaian kerja sesuai pedoman keselamatan dan kesehatan kerja, jelas Arief pula. (Ken)







