Ada Oknum Korupsi...! Kabid SD dan Kadisdik “Cuek Bebek”, Kenapa Ya? - El Jabar

Ada Oknum Korupsi…! Kabid SD dan Kadisdik “Cuek Bebek”, Kenapa Ya?

KAB. BANDUNG, eljabar.com – Tugas Drs. H. Adang Syafa’at, MM selaku Kepala Bidang Sekolah Daras (Kabid SD) yang juga Plt. Sekdis dan Djundjunan, S.Ip, M.Si Kabid FNPI dengan merangkap sebagai Plt. Kabid SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung bukan saja monitoring dan efakuasi (Monef) penggunaan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) mengumpulkan kepala SDN, Kepala SMPN dan operator sekolah disalah satu sekolah.

Namun lebih dari itu diantaranya Kabid SD dan Kabid SMP terlebih Kadisdik DR. H. Juhana, M.MPd harus menindak oknum kepala sekolah yang diduga korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) bangunan dari pemerintah pusat.

Misalnya, JN oknum Kepala SDN membangun Unit Kesehatan Sekolah (UKS) tahun anggaran 2020 dengan swakelola, diduga tidak sesuai rencana anggaran bangunan (RAB) dan Kepala SMPN 2 Solokanjeruk bangun 3 ruang kelas baru (RKB) dari DAK 2019, dua lantai disuntik dan 1 RKB dibawah disinyalir menyalahi RAB. Namun kedua oknum kepala sekolah tersebut bebas tidak disangsi. Tak ayal mendapat cibiran dari pendidik.

Seorang mantan manager SDN angkat bicara, “Oknum Kepala SDN yang rakus saat membangun UKS tidak sesuai RAB jelas salah. Namun kenapa ditutupi saja atau disinyalir ada saling menguntungkan,” kata sumber.

Sedangkan manager SDN yang enggan disebutkan namanya mengatakan, “Kalau membangun UKS tidak sesuai bestek tentunya memperpanjang masalah,” tegasnya kepada eljabar.com, Selasa (29/12/2020).

Salah seorang pendidik SDN menjelaskan, “Kabid SDN yang sekarang sepertinya acuh dan kurang peka, padahal pemerintah memberikan bantuan RKB atau rehabilitasi ruang kelas pada sekolah untuk dilaksanakan sesuai RAB guna kenyamanan saat kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa dan guru,” urainya.

Mantan pejabat disdik dengan tegas mengatakan, “Nanti oknum pejabat tersebut dibabad habis. Yakni diganti orang baru yg lebih baik dan profesional,” tandasnya. A56

Categories: Pendidikan