Nasional

Anggota Komisi II DPRD Sumenep Tegaskan BUMD Harus Maksimal Serap Gabah Petani

SUMENEP, eljabar.com – Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, tegaskan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PD Sumekar harus secara maksimal dalam melakukan serapan gabah petani.

Karena terobosan baru di era kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi pada saat ini perlu dukungan dan komitmen yang kuat, utamanya bagi leading sector yang mewadahi program tersebut, yaitu PD Sumekar.

“Untuk menjaga stabilitas harga di bawah tentu harus ditopang dengan komitmen BUMD PD Sumekar. Artinya, PD Sumekar harus mampu menjalankan program ini dengan baik sehingga petani kita bisa survive,” kata Anggota Komisi II DPRD Sumenep, Holik, Senin (14/03/2022).

Menurutnya, dengan adanya kebijakan yang mengharuskan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Sumenep harus membeli beras petani lokal, menunjukkan spirit pemerintah tidaklah main-main dalam upaya peningkatan kesejahteraan petani. Sehingga, terobosan tersebut harus mampu dimanifestasikan oleh PD Sumekar agar apa yang diharapkan Pemkab tercapai maksimal.

“Para PNS itu disuruh beli beras ke BUMD agar menyerap hasil tani kita supaya harganya tidak turun,” tegas Holik.

Holik mengaku bahwa sejauh ini belum melihat kinerja maksimal dari PD Sumekar dalam mencapai progam tersebut. Pihaknya berharap, harga beras atau gabah petani naik. Sehingga kesejahteraan petani bisa dicapai sesuai visi misi Pemerintah.

“Belum, sejauh ini kami belum melihat progres PD Sumekar, jadi kita tunggu saja kinerjanya musim panen tahun ini seperti apa,” kata Holik memaparkan.

Sekedar Informasi, saat ini sebagian daerah di Kabupaten Sumenep, sudah mulai melakukan panen padi seperti di kecamatan Gapura, Dasuk dan Rubaru . Di wilyah-wilayah tersebut para petani sudah mulai sibuk melakukan panen raya. (ury)

Show More
Back to top button