Buky Wibawa: Tambah Dana Alih Fungsi, Bukan Potong Gaji PNS…!

ADIKARYA PARLEMEN

BANDUNG, elJabar.com – Terkait rencana Gubernur Ridwan Kamil akan melakukan pemotongan gaji PNS dilingkungan Jawa Barat untuk memerangi virus corona, mendapat tanggapan dari Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Jawa Barat, Buky Wibawa.

Buky menilai kebijakan tersebut bukan solusi yang baik, mengingat kebutuhan dan kemampuan PNS yang beragam. Kecuali kalau itu hanya sebatas himbauan, menurut Buky tidak menjadi masalah.

“Ini bukan solusi yang bagus. Kemampuan dan kondisi PNS sangat beragam. Kalau sebatas himbauan, ya silahkan. Bukan memotong gaji PNS,” ujar Buky Wibawa, kepada eljabar.com, Senin (30/03/2020).

Semua pihak pasti memahami permasalahan dan kebutuhan anggaran untuk upaya pencegahan mewabahnya virus corona. Namun terkait kebutuhan anggaran untuk melakukan upaya pencegahan virus corona di Jawa Barat, menurut Buky sebaiknya tambah saja dana alih fungsi dan geser lagi anggaran kegiatan lain.

“Kalau memang dana alih fungsi kurang, tambahin. Anggaran bisa menggeser dari dana kegiatan lain. Kita pasti setuju dan pahan terhadap kondisi dan kebutuhan anggaran untuk pencegahan virus ini,” tandasnya.

Rencana pemotongan gaji PNS untuk kebutuhan anggaran pencegahan virus corona tersebut, diumumkan Ridwan Kamil melalui akun instagramnnya @ridwankamil. Dimana rencana pemotongan gaji PNS tersebut akan dilakukan selama empat bulan kedepan. (MI)

Advertisement

Categories: Pemerintahan