Banjir Menerjang Jalan Raya Bandung-Garut Saat Virus Corona Menghantui…!

SUMEDANG, eljabar.com — Disaat masyarakat dihantui masalah wabah virus corona atau yang dikenal dengan Covid-19, di Kabupaten Bandung dan Sumedang ditambah lagi dengan musibah banjir kala hujan deras yang mengguyur sekira pukul 15.00 Wib.

Banjir dengan ketinggian sekitar 50 centimeter kembali menghambat arus lalu lintas kendaraan di Jalan Raya Bandung-Garut KM 23 dari kedua arah tepatnya di wilayah Desa Mangunarga Kec. Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (30/3/2020).

Pantauan eljabar.com, Banjir yang terjadi di jalur nasional itu disebabkan setelah wilayah Kecamatan Cimanggung dan Rancaekek Kabupaten Bandung diguyur hujan sekitar 2 jam lebih.

Tak hanya itu, dampak dari genangan air di jalur tersebut menyebabkan antrian kendaraan dari arah Bandung menuju Garut mengekor lebih dari 3 KM dan begitupun sebaliknya.

Saat melintasi jalur nasional itu, ratusan motor dan mobil mengalami mogok karena memaksa menorobos area genangan sehingga, sejumlah kendaraan tersebut harus di dorong untuk melewati area genangan.

Hingga pukul 17.30 WIB, banjir di kawasan jalan raya Bandung-Garut KM 23 belum surut dan antrian kendaraan terus mengekor dari kedua arah.

Sementara itu, Kapolsek Cimanggung Kompol Herdis Suhardiman mengatakan, guna mengurai kepadatan lalulintas di jalur nasional itu pihaknya menerjunkan lebih dari 15 personil termasuk dari Satlantas Polres Sumedang.

“Kami telah berkordinasi dengan pihak terkait untuk mengatasi genangan air di jalan raya Bandung-Garut KM 23 ini, yang kerap terjadi apabila setelah diguyur hujan cukup deras,” katanya.

Tak hanya itu, sambung Kapolsek, akibat genangan air hujan di kawasan jalur nasional itu antrian kendaraan pun mengekor hingga 4 KM lebih.

“Kami imbau agar pengguna kendaraan tetap hati hati saat melintasi jalur genangan, terutama bagi pengendara roda dua sebab, seringkali kendaraan roda langsung mati mesinnya saat berada dalam genangan air,” katanya.

Lebih dari itu, sambung Herdis, bersama pihak terkait telah mangantisipasi genangan air hujan di jalur tersebut disedot dengan menggunakan genset besar.

“Ya, sebuah mesin penyedot air berukuran besar telah disiagakan, apabila terjadi genangan air atau banjir, tentunya di gunakan untuk menyedot dan mengurangi genangan air di jalur nasional ini hingga genangan air surut,”  tandasnya. (Abas)

Advertisement

Categories: Regional