Bupati Kukuhkan Pengcab Kodrat Kabupaten Sumedang Masa Bakti 2020-2024 - El Jabar

Bupati Kukuhkan Pengcab Kodrat Kabupaten Sumedang Masa Bakti 2020-2024

SUMEDANG, eljabar.com — Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir didampingi Wakil Bupati H. Erwan Setiawan menghadiri acara Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Cabang Keluarga Organisasi Tarung Derajat (Pengcab Kodrat) Kabupaten Sumedang yang dilaksanakan di Gedung Negara, Minggu (15/11/2020).

Pelantikan tersebut dilaksanakan atas Surat Keputusan Nomor 006/SK/PP. KODRAT-JABAR/X/2020 tentang Pengukuhan Personalia Pengurus Cabang Keluarga Olah Raga Tarung Derajat Kabupaten Sumedang Masa Bakti 2020-2024.

Bupati yang juga selaku Dewan Pembina Kodrat mengucapkan selamat kepada pengurus Kodrat yang baru dilantik. Dirinya meyakini pengurus yang dilantik telah memiliki program kerja atau langkah untuk memajukan Tarung Derajat di Kabupaten Sumedang serta memberikan kemanfaatan untuk masyatakat Sumedang.

“Setelah dilantik harus sudah disiapkan langkah-langkah apa saja yang akan dilakukan untuk memajukan Tarung Derajat Kabupaten Sumedang,” ucapnya.

Dikatakan Bupati, Tarung Derajat Pengcab Sumedang harus sudah bersiap-siap guna menghadapi Porda  2022 yang mana ia menargetkan dua emas dari Cabor Tarung Derajat dimanan babak kualifikasi akan dimulai pada bulan Januari 2021.

“Saya meminta kepada Pengcab yang baru dilantik harus bisa menetapkan target untuk Porda tahun 2022. Saya minta pengurus yang baru harus betul-betul membulatkan niat serta tekad untuk mewujudkan target tersebut dengan kesungguhan dan kerja keras. Minimal kita targetkan 2 emas untuk Tarung Derajat,” ujarnya.

Menurut bupati, pengurus harus mengarahkan seluruh kegiatan organisasi untuk mencapai target tersebut.

“Setiap kegiatan yang dibuat harus berarah pada prestasi dan tujuan akhirnya adalah orientasi hasil yaitu mendapatkan prestasi di Porda mendatang. Tentunya dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas,” ungkapnya.

Ditambahkan Bupati, Tarung Derajat harus memberikan nilai-nilai yang sportif tentang kejujuran, membela kebenaran, keadilan dan membela yang lemah, apalagi di tengah kondisi saat ini, dimana telah terjadi benturan nilai-nilai yang mengakibatkan perubahan perilaku pada generasi muda.

“Itulah nilai-nilai yang harus kita kembangkan dalam mengembangkan olahraga bela diri ini. Mudah-mudahan Tarung Derajat merupakan bagian dari solusinya. Nilai nilai silih asah, silih asih, silih asuh, harus tetap ada, termasuk nilai-nilai untuk memajukan dan membangun Kabupaten Sumedang harus menjadi perhatian kita bersama,” paparnya.

Tetakhir Bupati mengatakan, tempat-tempat pelatihan Tarung Derajat harus lebih diperbanyak agar keberadaan Tarung Derajat bisa tetap eksis dan lebih maju lagi.

“Ke depan harus dilaksanakan kompetisi. Harus diperbanyak event-event untuk try out. Jadi jika banyak kompetisi, akan muncul kemajuan. Organisasi seperti ini harus menjadi wahana untuk pembinaan, dan harus menjadi bagian yang paling depan untuk mewujudkan Sumedang Simpati,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua Pengprov Kodrat Jawa Barat Dr. Ir. Yerry Yanuar mengatakan, sebuah organisasi harus mempunyai dua keberhasilan yakni menciptakan prestasi dan membuat kaderisasi.

“Menciptakan prestasi dengan melakukan event-event karena melalui event akan terukur prestasi-prestasi yang akan dipertandingkan di tingkat provinsi dan nasional,” ujarnya.

Berbicara kaderisasi, Yerry mengatakan, Tarung Derajat ingin membangun nilai-nilai luhur di kalangan generasi muda, termasuk masyarakat di Kabupaten Sumedang, mengingat jaman sudah berubah dan nilai-nilai tersebut banyak yang ditinggalkan.

“Tarung Derajat memiliki tiga faktor yang harus kita perkuat, yakni bukan hanya otot namun otak dan hati nurani. Kami juga ingin menciptakan masyarakat yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, namun juga moral,” tegasnya.

Yerry juga berpesan agar pengurus Kodrat ikut membantu pemerintah dalam membangun peradaban di Sumedang, khususnya membangun prestasi.

“Kita harus berkontribusi dalam pembangunan melalui olahraga. Membangun sumedang melalui kapasitas dan fungsi kita,” ungkapnya.

Menurut Yerry, intinya kembali kepada akhlaq karena dengan akhlaq akan dapat membangun bangsa melalui otot, otak, dan nurani.

“Di masyarakat saat ini pergeseran nilai-nilai sudah terjadi karena kita berada di era keterbukaan. Mari kita ciptakan ketahanan keluarga, organisasi, dan pemerintahan Kabupaten Sumedang ini,” pungkasnya. (Abas)

Categories: Olahraga