Bupati Luncurkan Sekolah Tangguh dan Vaksinasi Di SMPN 8 Pamekasan – El Jabar

Bupati Luncurkan Sekolah Tangguh dan Vaksinasi Di SMPN 8 Pamekasan

PAMEKASAN, eljabar.com – Bertempat di halaman sekolah SMPN 8 Pamekasan, Bupati Pamekasan Badrut Tamam meluncurkan strategi pencegahan Covid-19 bernama Sekolah Tangguh dan Vaksinasi Kabupaten Pamekasan.

Pada acara peluncuran Sekolah Tangguh dan Vaksinasi Kabupaten Pamekasan tersebut dihadiri oleh sejumlah pihak, yaitu Forkopimda Pamekasan dan sejulah kepala Organisasi Perangkat Daerah di antaranya Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes), Kadisdikbud, Kepala BPBD serta Kasatpol PP.
Kegiatan itu dimaksudkan agar siswa yang akan mengikuti kegiatan belajar mengajar secara tatap muka dapat meningkatkan imunitas dan memperkecil potesi terpapar virus mematikan tersebut.
Kepada para siswa SMPN 8, dalam sambutannya Badrut Tamam menyarankan untuk tidak patah semangat dalam belajar dan mengejar prestasi, baik akademik maupun non akademik.

Ia mengajak para siswa tetap semangat meski kegiatan belajar mengajar di masa pandemi Covid-19. Pasalnya, Pemkab Pamekasan memfasilitasi siswa yang berprestasi melalui kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi negeri ternama dan pendidikan kedinasan milik pemerintah.

Fasilitas itu termasuk kebutuhan siswa,” kata Mas Tamam, sapaan akrabnya, Kamis (23/09/2021).

Sementara itu, Kepala SMPN 8 Pamekasan Abdul Qadimul Azal menjelaskan bahwa kehadiran Bupati di acara tersebut merupakan strategi Pemkab Pamekasan agar kegiatan belajar mengajar bisa dilaksanakan secara tatap muka.

Selama pandemi Covid-19 mewabah, kata Qadimul, pembelajaran secara tatap muka tidak dapat dilaksanakan sehingga hal ini juga dikhawatirkan akan memengaruhi prestasi siswa.

Melalui Sekolah Tangguh yang digagas oleh Bupat tersebut, ia meyakini sebanyak 513 siswa SMPN 8 bisa meningkatkan prestasinya.

“Tentu KBM tatap muka harus memenuhi standar dan prosedur protokol kesehatan yang ketat,” ujar Qadimul, Kamis (23/09/2021).

Selain itu, imbuhnya, pembelajaran secara tatap muka menjadi keinginan siswa dari satuan pendidikan yang dipimpinnya. Maka, vaksinasi terhadap siswa yang digelar saat ini merupakan syarat yang tidak bisa dikesampingkan, sebab hal itu akan meningkatkan imunitas dan membentuk herd immunity di SMPN 8.

Ia berharap, dengan vaksinasi tersebut imunitas siswa meningkat dan kegiatan belajar mengajar tatap muka bisa dilakukan kembali.

Pembelajaran yang dilaksanakan secara daring selama ini kurang efektif, terutama untuk meningkatkan prestasi peserta didik,” pungkasnya. (idrus)

Categories: Pendidikan