Bupati Sumedang Berharap Warga Sadar Arti Pentingnya Protokol Kesehatan - El Jabar

Bupati Sumedang Berharap Warga Sadar Arti Pentingnya Protokol Kesehatan

SUMEDANG, eljabar.com — Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir didampingi Wakil Bupati H. Erwan Setiawan memimpin rapat Evaluasi Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Kabupaten Sumedang di Posko Gugus Tugas Pendopo IPP, Selasa (9/6/2020).

Bupati mengatakan, tujuan dilaksanakannya AKB di Kabupatem Sumedang adalah untuk menjadikan masyarakat Sumedang yang produktif, protokol kesehatannya efektif serta aman dari Covid-19.

Dikatakan Bupati, adapun indikator keberhasilan AKB adalah efektivitas Penerapan Perbup, jumlah kasus menurun, sebaran kasus berkurang dan produktivitas masyarakat meningkat.

“Dalam rangka pencapaian keberhasilan indikator tersebut, hal yang harus diperhatikan adalah pendekatan epidemiologi, pelaksanaan survailens, serta ketersediaan fasilitas kesehatan,” ujarnya.

Menurut Bupati, untuk menjamin keberhasilan AKB di Kabupaten Sumedang setidaknya terdapat lima hal yang harus dioptimalkan.

“Sosialisasi AKB harus terstruktur, sistematik dan masif. Hal ini dapat dilakukan dengan modal sosial, Desa Siaga Corona, media massa, dan asosiasi wartawan. Selain itu warga harus terus didisiplinkan, dengan cara membentuk satgas penegak disiplin yang melibatkan TNI/Polri. Penyaluran JPS juga dilakukan dengan baik, tepat waktu, tepat sasaran, dan tepat administrasi. Pelayanan kesehatan ditingkatkan dimana di dalamnya ada pencegahan, penanganan dan pemulihan. Serta adanya dukungan logistik,” paparnya.

Menurut pantauan bupati di awal pelaksanaan AKB, dari sisi penggunaan masker sudah mencapai 90 persen.

“Masyarakat Sumedang sudah sekitar 90 persen beraktivitas di luar rumah memakai masker. Begitu pula dengan tempat cuci tangan yang sudah tersedia pada masing-masing tempat. Hanya jaga jarak yang belum 100 persen diterapkan,” imbuhnya.

Terakhir Bupati berharap dengan adanya sosialisasi AKB tersebut masyarakat Sumedang akan sadar akan arti penting menjalankan protokol kesehatan.

“Saya berharap kesadaran menjalankan protokol kesehatan akan muncul pada semua warga masyarakat. Penerapan protokol kesehatan ini bukan hanya menjalankan anjuran pemerintah, tapi merupakan kebutuhan pribadi agar selamat dan sehat. Tanamkan adanya kesadaran warga,” tukasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati memberikan apresiasi kepada Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 atas kerja kerasnya selama ini sehingga Kabupaten Sumedang masuk pada Zona Biru dan dapat melaksanakn AKB.

“Kita satu langkah lagi masuk ke zona hijau. Dengan kerja keras kita, insyaallah kita akan segera bebas dari covid-19. Tapi kita tetap waspada dan ekstra keras supaya tidak ada lagi penambahan kasus positif covid, ODP dan ODR. Untuk itu kita harus tetap waspada,” ucapnya.

Menurut Wakil Bupati, dalam rangka memastikan pelaksanaan AKB sesuai dengan yang direncanakan dan ketentuan Perbup, maka harus dilakukan monitoring dan evaluasi secara menyeluruh dan berkelanjutan.

“Rt 0,65 namun transmission index tinggi yaitu 61 persen. Ini menunjukkan interaksi masyarakat cukup tinggi namun reproduksi kasus tetap terkendali atau menurun,” tandasnya.

Wakil Bupati juga menambahkan, AKB masih harus dilanjutkan dengan disiplin yang tinggi untuk terus menekan dan menurunkan kasus sehingga tidak muncul kasus baru.

“Kondisi ideal adalah nilai Rt dan TI rendah selama 2 minggu berturut-turut sehingga bisa di anggap covid-19 betul-betul telah terkendali atau hilang,” pungkasnya. (Abas)

Categories: Pemerintahan