Camat Jatinangor: Masih Banyak Warga yang Belum Paham Perbup Sumedang No. 74/2020 - El Jabar

Camat Jatinangor: Masih Banyak Warga yang Belum Paham Perbup Sumedang No. 74/2020

SUMEDANG, eljabar.com — Penerapan masa AKB dan pelaksanaan Perbup Nomor 74 tahun 2020 tentang sanksi bagi pelanggar masker, masih ditemukan adanya masyarakat yang tidak memakai masker.

Camat Jatinangor Herri Dewantara melalui Kasi Trantib Kecamatan Jatinangor, Endang Sukayat mengatakan di Jatinangor sendiri tercatat ada 95 pelanggar yang digelar razia masker selama Sabtu (22/08/2020) sampai Senin (24/08/2020). Kebanyakan anak remaja dan masyarakat umum yang belum paham mengenai sanksi Perbup 74.

“Giat pelaksanaan pengenaan Sanksi Administratif Perbup No. 74 tahun 2020, diawali dengan Apel kesiapan jam 9.30 Wib terdiri dari Unsur Kecamatan 4 Orang, Polsek 3 Orang, dan Koramil 3 orang. Kami mendatangi lokasi ruang publik diantaranya Pasar resik Jatinangor, Jln Raya Cibeusi Depan SPBU, Pangkalan Damri Jatinangor, dengan hasil terdapat pelanggar sebanyak 9 orang yang tidak memakai masker,” katanya.

Razia dilanjutkan pada Minggu (23/08/2020) di Pasar tumpah Unpad dengan hasil 22 pelanggar yang tidak memakai masker dan dilakukan pendataan. “Kami catat data pelanggar, sementara kita tegur, nanti setelah tiga kali berturut turut dilakukan sanksi administrasi, sesuai Perbup 74,” katanya.

Kegiatan dilanjutkan pada Senin (24/08/2020) di pasar tumpah Desa Cintamulya dengan hasil 14 orang terjaring razia masker, dua orang diantaranya anak dibawah umur dengan hukuman push up.

“Dari jumlah penduduk di Jatinangor yang mencapai ratusan ribu, jumlah segitu memang terbilang sedikit. Namun, sosialisasi dan teguran tetap kita lakukan demi memutus mata rantai Covid-19,” katanya.

Sementara itu, upaya menekan tingkat pelanggar masker, Perwira Polsek Jatinangor IPDA Ucu Abdurrahman melakukan sosialisasi dan woro-woro kepada ormas, OKP, tokoh pemuda, dan berbagai elemen masyarakat untuk membuat vidio testimoni sosialisasi Perbup 74.

Ipda Ucu melakukan himbauan kepada ketua ormas dan OKP untuk membuat vidio sosialisasi Perbup No 74 dan sanksinya bagi pelanggar.

“Alhamdulillah, GP Ansor Jatinangor, DKM Masjid Al Jabbar, Kepala KUA Jatinangor dan ketua ojek online sudah membuat vidio testimoni itu dan disebar ke WA grup masing-masing ormas. Upaya itu, untuk menyosialisasikan sanksi pelanggar masker agar masyarakat menjadi tahu, dan tidak melanggar perbup itu,” katanya.

Ipda Ucu menambahkan, himbauan yang disampaikan dalam vidio itu berisi 4M diantaranya selalu menggunakan masker, sering mencuci tangan dengan bersih, menjaga Jarak minimal 1 meter, dan Menghindari kerumunan untuk mencegah penyebaran virus covid 19.

“Testimoni yang disampaikan protokol Kesehatan agar masyarakat melaksanakan 4 M upaya mencegah penyebaran virus Covid 19. Salah satu upaya mencegah penyebaran virus Covid 19, perlu terus dilakukan meskipun Inpres Nomor 6 tahun 2020 tentang peningkatan disiplin dan Perbup Nomor 74 tahun 2020 tentang Pengenaan Sanksi bagi pelanggar AKB,” tandasnya. (Abas)

Categories: Regional