Covid-19 Belum Usai, 670 CJH Sumenep tak Dapat Dipastikan Berangkat Tahun Ini - El Jabar

Covid-19 Belum Usai, 670 CJH Sumenep tak Dapat Dipastikan Berangkat Tahun Ini

SUMENEP, eljabar.com Pandemi Covid-19 hingga saat ini masih masih belum usai, dari itu sebanyak 670 Jamaah haji, di Kabupapaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, masih belum bisa  dipastikan berangkat ke tanah suci pada tahun 2021 ini

Ratusan jamaah haji itu, pasalnya pemberangkatannya masih menunggu keputusan dari Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kementrian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI)

“Sampai saat ini masih belum ada kejelasan untuk pemberangkatan jamaah haji ke tanah suci, namun begitu kita tetap menunggu keputusan dari Dirjen Kemenag RI,” kata Rifa’i Hasyi,  Kasi PHU Kemenag Sumenep pada media ini, Kamis  (21/01/2021).

kendati demikian, Rifa’i mengaku bahwa Kemenag Sumenep sudah mempersiapkan  tiga rencana pemberangkatan khusus jamaah haji di Sumenep ini

“Pertama jika kondisi pandemi ini sudah dipastikan normal oleh kerajaan arab saudi,  maka jamaah haji yang sempat tertunda pada tahun 2020 kemarin akan diberangkatkan pada tahun ini secara bersamaan,” jelasnya.

Kemudian yang kedua,  Lanjut Rifa’i, jika nantinya kerajaan arab saudi memberikan keputusan pelaksanaan haji bisa dilaksanakan tapi dengan ketentuan kuota terbatas, maka yang akan di prioritaskan  jamaah haji yang  berumur 18 tahun samapai 50 tahun.

“Karena pada usia 18-50 tahun diyakini kondisinya masih sehat dan bisa melaksanakam ibadah haji dengan baik,” tambahnya.

Selanjutnya yang ketiga manakala kerajaan Arab Saudi masih menyatakan  tertutup, untuk jamaah yang dari luar negara Arab Saudi, dengan landasan pandemi covid-19 masih berbahaya, maka dengan terpaksa jamaah haji yang dari Indonesia khususnya Sumenep tidak akan di berangkatkan.

“Ya kalau pelaksanaan ibadah hajinya dari kemarin tetap dilaksanakan tapi hanya untuk penduduk Mekkah saja,” kata Rifa’i

Rifa’i berharap bagi jamaah haji yang pemberangkatannya tertunda pada tahun 2020 kemarin agar bersabar, karena ini sudah menjadi wabah dunia yang harus diwaspadai bersama.

“Selain itu tetap menyiapkan diri, dengan memperbanyak belajar ilmu tatacara dan pelaksanaan haji, dan tetap patuhi protokol kesehatan,” tandasnya. (ury)

Categories: Regional