Dana Sartifikasi Telat Cair, Guru PNS Resah?

KAB. BANDUNG, eljabar.com – Wabah virus corona atau Covid-19 merusak tatanan ekonomi pekerja informal, misalnya buruh pabrik dirumahkan, pedagang kecil berhenti jualan dan berimbas pula kepada pedawai negeri sipil (PNS) guru yang notabene gajinya aman dan lancar. Namun gara-gara uang sertifikasi telat cair, guru PNS di Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat Resah.

Seorang ketua cabang Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) kecamatan melalui pesan whatsapps (WA) kepada eljabar.com menuturkan, “Kasihan guru PNS, pasalnya dana sertifikasi triwulan satu pada bulan Januari, Februari dan Maret hingga Mei 2020 belum cair. Padahal di Kota Bandung dan Kabupaten Sumedang konon katanya sudah cair sedangkan di Kabupaten Bandung belum turun, ada apa?” tuturnya.

“Kalaupun ditanyakan kepada Dani, Bagian Data dan Informasi (DAI) Kab. Bandung jawabannya cukup singkat, belum ada transfer dari pusat,” beber Ketua cabang PGRI kecamatan yang enggan ditulis jati dirinta, Senin (11/05/2020).

Sementara itu kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) membenarkan kalau dana sertifikasi molor cair, “Tidaklah mengherankan guru PNS dibuat kebingungan, sebentar lagi menghadapi Idul Fitri tentunya banyak pengeluaran,” ujarnya.

Sumber lain menambahkan, “Menurut saya kendati sertaikasi PNS lambat cair, namun PNS Guru tidak akan terasa berat dampak corona, pasalnya gaji lancar tidak seperti pekerja informal, pasti terdampak langsung misalnya buruh pabrik banyak yang dirumahkan atau di PHK,” jelas sumber. A56

Advertisement

Categories: Pendidikan