Desa Gudang Wakili Provinsi Jabar di Ajang TTG Tingkat Nasional ke-22 – El Jabar

Desa Gudang Wakili Provinsi Jabar di Ajang TTG Tingkat Nasional ke-22

Sumedang,eljabar.com — Desa Gudang Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Sumedang mewakili Provinsi Jawa Barat dalam ajang Inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Nasional ke-22 Tahun 2021, Rabu (8/9).

Presentasi inovasi dilaksanakan di Command Center Kabupaten Sumedang secara Daring yang disaksikan pihak Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI dan Badan Pengembangan dan Informasi Desa Daerah Tertinggal dan Transmigrasi dari Bogor.

Inovasi yang diikutkan dalam lomba yaitu alat pengolah sampah organik menjadi biogas (biodigester) komunal dan biodigester portabel.

“Portabel itu untuk satu kubik skala rumah tangga sedangkan yang komunal bisa diterapkan per RW atau di tempat-tempat pengolahan sampah pada Dinas LH karena kapasitasnya yang lebih besar,” terang Mochamad Awaludin Syafril selaku Seksi Pelayanan TTG dan Usaha Posyantek Desa Gudang dalam presentasinya.

Awaludin mengucapkan terima kasih atas  Pemerintah Kabupaten Sumedang dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang telah memberikan kepercayaan kepada Posyantek Desa Gudang ajang bergengsi tersebut meskipun dengan persiapan yang terbatas.

“Alhamdulillah masuk nominasi Sepuluh Besar Lomba Inovasi TTG Posyantek Desa Berprestasi dan TTG Unggulan XXII. Walau sangat terbatas dalam sarana prasarana, kami berpikiran positif bahwa Posyantek Desa Gudang ini bisa memberikan kontribusi bagi Sumedang dan Jawa Barat,” ucapnya.

Dikatakannya, inovasi tersebut adalah sebagai upaya dalam mewujudkan Desa Gudang menjadi salah satu desa menuju Desa Industri Mandiri.

“Produk TTG kami ini tentu akan sangat dibutuhkan oleh seluruh masyarakat di desa-desa. Kami berharap Pak Bupati dan SKPDnya bisa berkolaborasi untuk bisa menerapkannya,” ujarnya.

Bupati Dony Ahmad Munir yang mengikuti kegiatan secara Daring dari Gedung Negara menyampaikan, capaian Desa Gudang akan menjadi motivasi bagi desa-desa lainnya dan Pemda untuk terus berinovasi, berkreasi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Ini bisa menjadi wahana bagi tiap desa untuk menampilkan inovasi-inovasi. Terutama berkaitan dengan Teknologi Tepat Guna untuk mengatasi persoalan-persoalan yang ada di desa,” ucapnya

Dikatakan Bupati, Pemda Kabupaten Sumedang sangat mendukung pemerintah desa dalam mengatasi permasalahan dari sisi regulasi dan angarannya, diantaranya dengan kebijakan SAKIP Desa.

“Dengan SAKIP Desa, anggaran di desa berorientasi pada hasil dan berbasis kinerja. Pertama bagaimana masyarakat miskin berkurang by name by adress dan ini dijadikan kinerja antara Kades dengan Camat. Kedua menurunkan stunting. Ketiga meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” terangnya.

Dikatakan Bupati, selain biodigester, sebenarnya inovasi TTG yang dibuat oleh Desa Gudang sangatlah banyak dan sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, salah satunya PJU tenaga matahari yang juga berfungsi sebagai anti hama di kebun atau sawah.

“Selain Biodgester yang produknya sudah terjual hampir 800-an unit, ada juga PJU yang bisa dipakai di sawah dan di kebun yang juga berfungsi memberantas hama. Ini adalan beberapa kreasi dari Desa Gudang. Jadi betul-betul Desa Gudang menjadi Desa TTG di Sumedang,” tuturnya.

Kepala Dinas PMD Provinsi Jawa Barat Bambang Tirtoyuliono menyatakan, pihaknya  optimistis dalam mengusulkan Desa Gudang dilombakan di tingkat nasional karena bukan saja ruang komunikasi para inovator tetapi menghasilkan inovasi yang sudah diimplementasikan.

“Tiga inovasi besar yang dibuat Posyantek Desa Gudang yakni PJU tenaga surya, Biodigester Sampah dan Alat Pakan Ikan. Ketiganya sangat dibutuhkan dengan sumber tenaga alternatif,” katanya.

Meskipun di pasaran teknologi dan produk tersebut sudah banyak, tetapi inovasi yang murni digagas oleh inovator dari desa belum ada.

“Desa Gudang mampu menciptakan teknologi solar cell yang mudah diakses oleh masyarakat dan mempunyai nilai jual sehingga bisa bersaing dengan produsen-produsen di pasaran,” ungkapnya

Begitu juga dengan teknologi penanganan sampah yang menjadi problem dimana-mana berhasil dikelola dengan baik oleh Posyantek Gudang, bahkan menjadi nilai ekonomis.

“Teknologi inovasi  Biodigester yang dimunculkan oleh Desa Gudang ini sangat luar biasa. Bagaimana mengelola sampah bisa memiliki nilai ekonomi dan nilai lingkungan,” ucapnya.(abas)

Categories: Regional