Haji Oom Hibahkan Tanah Demi Kemajuan Sumedang – El Jabar

Haji Oom Hibahkan Tanah Demi Kemajuan Sumedang

Sumedang,eljabar.com — Pengusaha galian batu Gunung Julang Cisitu, H. Oom, menghibahkan tanah sepanjang 1,5 Kilometer dengan lebar 8 meter untuk pembangunan Jalan Lingkar Utara Jatigede.

Ikrar hibah tanah diucapkan langsung H. Oom di hadapan Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir dengan disaksikan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Herman Suryatman, beberapa Kepala SKPD, dan Camat Cisitu Edi Wahyu beserta jajaran, Rabu (8/9), saat penyampaian Review Detail Enginering Design (DED) Jalan Lingkar Utara Jatigede Segmen IV di Gedung Negara.

Haji Oom mengatakan, penyerahan hibah tanah tersebut adalah tindak lanjut pertemuan sebelumnya dengan Bupati dan Wakil Bupati saat meninjau Jalan Lingkar Utara.

“Kebetulan saya ada di sana sedang memantau usaha saya. Waktu itu ketemu dan berbincang-bincang katanya perlu lahan untuk jalan. Sekarang saya tindaklanjuti dengan menghibahkannya,” ucapnya

Ia menegaskan, sebagai asli putra daerah dirinya ingin berkontribusi demi pembangunan Kabupaten Sumedang dengan cara menghibahkan tanah di Blok Gunung Julang, Pasiringkik, Desa Situmekar Kecamatan Cisitu tersebut.

“Karena saya punya perusahaan di pinggir Gunung Julang kurang lebih 6,15 hektare. Bikin izin resmi buka tambang. Alhamdulillah rezekinya, banyak batunya. Sekarang saya akan hibahkan jalan 1,5 KM X 8 meter untuk jalan. Ikrarnya disaksikan Bapak Ibu semua,” tuturnya.

Ia juga mengajak agar bersama-sama ke lapangan untuk melihat kembali kondisi lahannya agar jelas batas-batasnya.

“Hanya sampai saat ini tanahnya belum di AJB, masih berbentuk kwintasi. Rencananya akan membeli tanah juga di lokasi tersebut. Jadi nanti sekalian disertifikatkannya,” ujarnya.

Ia juga memohon agar jalan tersebut dinamai Jalan Prabu Aji Putih sebagaimana wangsit yang ia dapatkan.

“Pendiri Sumedang itu Prabu Aji Putih. Ada semacam amanat memberikan nama tersebut untuk nama jalan. Sengaja saya sampaikan sekarang kepada Pak Bupati. Kami pun siap membantu teknis di lapangannya nanti,” katanya.

Bupati dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada H. Oom yang telah rela menghibahkan tanahnya untuk pembangunan Jalan Lingkar Utara.

“Terima kasih Pak Haji Oom atas kontribusinya untuk mebangunan Kabupaten Sumedang menjadi legacy untuk masyarakat ke depannya. Masyarakat akan mencatat apa yang kita sumbangsihkan saat ini,” ucapnya.

Ditambahkan Bupati, kalau mau mempermudah jalan untuk orang lain, Allah akan memudahkan jalan baginya untuk meraih surga.

“Manfaat ekonominya akan turut dirasakan setelah jalan dibangun. Tanah kanan kiri jalan akan naik dan bisa dibuat tempat wisata serta lainnya,” ucapnya.

Ia berharap agar ruas Jalan Pasiringkik menjadi pintu gerbang utama dari arah Sumedang menuju ke Jatigede.

“Jadi pintu utama adalah Pasiringkik dengan ikonnya jalannya menanjak dan belok. Nanti bisa dilandaikan jalannya. Tekniknya oleh PU. Mudah-mudahan Tahun 2022 beres,” harapnya

Bupati pun menceritakan perihal pembangunan Jalan Lingkar Utara, yang diawali pertemuannya dengan Sekjen Kementerian PUPR yang hadir beserta seluruh Dirjennya pada peringatan Hari Air se-Dunia di Jatigede akhir Tahun 2018.

“Waktu itu saya hadir dan memberikan sambutan. Sebelum Bu Sekjen sambutan, saya sampaikan terima kasih Jatigede sudah beroperasi, Jalan Lingkar Timur sudah hampir beres, dan Bendung Rengrang sebagai konpensasi Jatigede sedang on progress pembangunan,” ujarnya.

Namun demikian, lanjut Bupati, dengan adanya Jatigede, banyak masyarakat Sumedang yang merelakan tanahnya untuk Bendungan Jatigede kehilangan mata pencahariannya.

“Saya sampaikan ke Bu Sekjen, dengan adanya Jatigede, tidak ingin adanya kemiskinan baru. Kami ingin warganya maju dapat banyak pekerjaan. Caranya dengan mengembangkan wisata di sekitar Jatigede,” ujarnya.

Dikatakan Bupati, pariwisata membutuhkan aksesibilitas supaya orang mudah datang. Oleh karena itu, ia meminta agar Jalan Lingkar Utara bekas proyek turut dibangun sebagai akses ke lokasi pariwisata.

“Akhirnya saya meyakinkan beliau agar mau membangunkan Jalan Lingkar Utara walaupun informasi awal yang saya terima itu bukan kewenangan mereka. Jadi kita memohon agar jalan bekas proyek bisa dibangun,” ucapnya.

Menindaklanjuti rencana pembangunan jalan, sambungnya, pada suatu kesempatan memantau ke lapangan,  rombongannya bertemu dengan H Oom yang
mengutarakan dukungannya untuk membangun jalan.

“Alhamdulilah pada waktu itu Pak Haji dengan keiklasannya mau memberikan legacy bagi Sumedang dengan menghibahkan lahannya untuk dijadikan jalan yang sekarang diikrarkan,” ucapnya.(abas)

Categories: Uncategorized