Disdik Sumenep Laksanakan Workshop Penguatan Kurikulum Tingkat Sekolah Dasar – El Jabar

Disdik Sumenep Laksanakan Workshop Penguatan Kurikulum Tingkat Sekolah Dasar

SUMENEP, eljabar.com  – Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep, Madura, Jawa Timur, bersama Tim Inovasi Provinsi Jatim, laksanakan Workshop Penguatan Kurikulum Tingkat Sekolah Dasar (SD) untuk pengawas, kepala sekolah dan guru.

Pelatihan tersebut dilaksanakan selama tiga hari, mulai tanggal 7 hingga 9 Oktober 2021 kemarin.  Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Sumenep, Moh. Iksan menuturkan, jika para guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah supaya mengikuti workshop tersebut dengan sebaik-baiknya, sehingga dapat diaplikasikan di sekolah masing-masing dan terus dilanjutkan ke sekolah lainnya yang ada di Kecamatan.

“Workshop Penguatan Kurikulum Jenjang SD ini sangat penting khususnya dalam melaksanakan pembelajaran di masa pandemi. Dan jangan lupa untuk terus dikembangkan dengan menyesuaikan terhadap kondisi yang terjadi saat ini,” jelas Iksan, Senin (11/10/2021).

Sehingga, lanjut Iksan, di tengah kondisi pandemi seperti ini tetap bisa maksimal melaksanakan kurikulum darurat. Dan tetap harus taat menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes).

“Kita harapkan target Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sumenep dari 60,16 terus mampu mengimbangi IPM Nasional yang mencapai 70,48, tentunya dengan terus berupaya melakukan inovasi dalam pelaksanaan pendidikan,” urainya.

Sedangkan untuk  materi workshop sendiri, menurut Iksan, berupa pendalaman terkait kurikulum darurat jenjang SD, dan Baca Tulis Al-Quran (BTQ), perangkat pembelajaran di masa pandemi, serta perangkat dalam membuat Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) untuk program tahunan, Rencana Program Pembelajaran (RPP) semester dan RPP bagi guru setiap melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

“Jadi, ketiga unsur dari masing-masing kecamatan tersebut bisa membuat tim untuk menyampaikan materi workshop kepada yang lain, sehingga target akhir Oktober 2021 ini semua guru, kepala sekolah hingga pengawas di masing-masing kecamatan sudah menerima materi kurikulum tersebut,” tutupnya. (ury)

Categories: Pendidikan