Parlemen

DPRD Kabupaten Bandung “Realisasi Alun-Alun Paseh Segera Terwujud”

Kabupaten Bandung,eljabar.com — Warga masyarakat di Kecamatan Paseh Kabupaten Bandung sejak dulu mengharapkan adanya Alun-alun Kecamatan. Sejak tahun 2015 ada wacana pembangunan Alun-alun berikut Galeri Paseh untuk menampilkan potensi ekonomi masyarakat yang hingga kini belum kunjung terealisasi.

“Saat saya menghadiri Musrenbang Tingkat Kecamatan Paseh, sejumlah pihak berharap ada percepatan realisasi Alun-alun Paseh yang sudah diusulkan sejak 2015 lalu. Hingga saat ini memang belum terwujud dan setiap pelaksanaan Musrenbang, usulan pembangunan Alun-alun Paseh selalu menjadi pembahasan karena merupakan harapan masyarakat, Kecamatan Paseh belum memiliki alun-alun,” kata Anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi PKB Hj. Renie Rahayu Fauzi.

Pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Paseh yang diselenggarakan  di Gedung Serba Guna Kecamatan Paseh, Rabu 9 Februari 2022, turut menghadiri bersama sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Bandung dari daerah pemilihan (Dapil) 5 yang meliputi Kecamatan Paseh, Majalaya, Ibun dan Solokanjeruk.   Renie Rahayu Fauzi mengatakan,  pelaksanaan Musrembang tingkat Kecamatan Paseh dalam upaya memantapkan perencanaan pembangunan di masing-masing kecamatan dan desa.

Apa yang menjadi harapan sejumlah pihak dalam pembangunan Alun-alun Paseh itu, imbuh Renie Rahayu, menjadi catatan dan perhatian anggota dewan lainnya. Saat itu, Anggota DPRD Kabupaten Bandung lainnya, yakni H. Hikmat Budiman, H. Otjo, dan H. Ma’mun Irawan turut hadir dan mengetahui langsung apa yang menjadi aspirasi masyarakat itu.

“Kita dari anggota dewan akan mendorong apa yang menjadi harapan dan aspirasi masyarakat itu, khususnya dalam percepatan pembangunan Alun-alun Paseh tersebut,” katanya.Renie Rahayu menyebutkan lahan untuk pembangunan Alun-alun Paseh itu dikabarkan sudah ada, dan tinggal dilanjutkan pelaksanaan pembangunannya. “Lokasinya sekitar 1 km dari Kantor Camat Paseh,” katanya.

Ia mengatakan lokasi lahan untuk Alun-alun Paseh itu, nantinya bisa digunakan untuk kegiatan masyarakat. Mulai dari kegiatan upacara bendera, olahraga maupun pentas seni dan budaya.

“Bahkan bisa digunakan untuk kegiatan usaha atau bisnis masyarakat. Selain itu sebagai ruang terbuka hijau,” ucapnya.

Sebelumnya, kata dia, ada wacana di lokasi Alun-alun Paseh itu, akan dibangun galeri untuk memamerkan berbagai produk usaha ekonomi kreatif yang dihasilkan para pelaku usaha di masing-masing desa.

“Jadi masing-masing desa itu memiliki satu galeri. Dari setiap galeri itu diisi berbagai produk ekonomi kreatif, mulai makanan, kerajinan tangan dan produk lainnya dengan ciri khas yang dihasilkan oleh warga yang ada di masing-masing desa tersebut,” katanya.

Renie Rahayu berharap karena Alun-alun Paseh itu dengan konsep pengembangan ekonomi masyarakat, sehingga ia berharap pihak terkait bisa segera merealisasikan anggaran untuk penanganan fasilitas umum tersebut. “Ini semata-mata untuk kepentingan masyarakat banyak di Kecamatan Paseh. Saya akan terus mengawal, apa yang menjadi aspirasi masyarakat itu karena sudah menjadi kewajiban saya sebagai wakil rakyat di lembaga legislatif,” pungkasnya.

Show More
Back to top button