Erwan Pimpin Gerakan Penyemprotan Disinfektan di Wilayah Barat Sumedang - El Jabar

Erwan Pimpin Gerakan Penyemprotan Disinfektan di Wilayah Barat Sumedang

SUMEDANG, eljabar.com — Sebagai usaha mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19), Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan memimpin gerakan penyemprotan cairan desinfektan secara serentak dan massal di wilayah Barat Sumedang, Jum’at (21/08/2020).

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara terpaduĀ  antara TNI, Polri, Satpol PP, BPBD, Dinas Kesehatan, dan dibantuĀ  para relawan dari organisasi masyarakat setempat.

Pada apel singkat yang dilaksanakan di halamanĀ  Kecamatan Jatinangor sebelum dimulainya penyemprotan, Wabup menyampaikan bahwa kegiatan penyemprotan difokuskan di tempat-tempat umum yang rawan penyebaran corona dan akan berlangsung selama beberapa hari ke depan, selanjutnya akan dilaksanakan secara periodik di masing- masing wilayah desa maupun tingkat kecamatan.

“Penyemprotan tidak hanya hari ini saja, tetapi setiap hari di fasilitas umum seperti Puskesmas, perkantoran, rumah ibadah, pasar harus disemprot. Saya berharap melalui penyemprotan desinfektan ini, Covid-19 di Sumedang segera hilang,” ungkapnya.

Disinggung mengenai penerapan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 74 tahun 2020 Wabup mengatakan, berdasarkan laporan yang ia terima, sejauh ini penerapan sanksi sudah cukup efektif dan pelanggaran cenderung menurun.

“Kemarin Kasatpol PP sudah laporan, kita coba terapkan sanksi rendah, sanksi sedang dan sanksi berat. Alhamdulillah pelanggaran pun sekarang menurun. Kita lihat hampir seluruh masyarakat yang beraktifitas sudah memakai masker,” kata Wabup.

Dijelaskan, penerapan sanksi bagi masyarakat yang tak menggunakan masker ini untuk menekan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sumedang.

Ia pun memastikan bahwa tidak ada sikap diskriminatif dalam penegakan peraturan tersebut.

“Tidak ada diskriminasi. Mau siapapun harus ditindak,” tegasnya.

Terakhir dikatakan Wabup, kaitan dengan adanya peningkatan kasus di kabupaten Sumedang setelah dilakukan Swab masal. Ia berharap masyarakat dapat mengikuti aturan sehingga tidak terjadi penambahan kasus.

“Ini risiko Swab masal. Kita telah melaksanakan 5.890 Swab, yang terjangkit 78 orang dari awal maret. Ini masih hal yang wajar atau sekitar 0,12 %,” pungkasnya.

Turut hadir mendampingi Wakil Bupati, Kepala BPKAD Uus Sundawan, Perwakilan Inspektorat dan Bappppeda, Camat Herry Dewantara dan Forkopimcam Jatinangor. (Abas)

Categories: Regional