Nasional

Groundbreaking Jembatan Jong Biru, Kepala BBPJN Jatim-Bali: Salah Satu Paket IJD di Kabupaten Kediri

KEDIRI, eljabar.com — Kepala Balai Besar PelaksanaanJalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali Rakhman Taufik menjelaskan bahwa pembangunan Jembatan Jong Biru dilaksanakan secara multiyears contract. Proses pembangunannya juga berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas.

“Kami berkoordinasi dengan BBWS Brantas yang punya kewenangan di Sungai Brantas,” jelas Rakhman di Kediri pada Kamis, 23 November 2023.

Hal itu diungkap Rakhman seusai perhelatan groundbreaking pembangunan Jembatan Jong Biru di Kabupaten Blitar resmi dimulai. Pembangunan Jembatan Jong Biru merupakan salah satu paket Inpres Jalan Daerah (IJD) yang berada di Kabupaten Kediri.

Acara groundbreaking tersebut dihadiri oleh Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, Kepala BBPJN Jatim – Bali Rakhman Taufik, para pejabat administrator BBPJN Jatim – Bali, serta tamu undangan dari beberapa instansi terkait.

Sebelumnya, Jembatan Jong Biru atau Jembatan Mrican mengalami keruntuhan pada tahun 2017 dan telah dilakukan pembongkaran pada tahun 2019.

Jembatan ini berada di atas Sungai Brantas dan berada diantara 2 kecamatan, yaitu Kecamatan Banyakan dan Kecamatan Gampengrejo.

Secara teknis, Jembatan Jong Biru menggunakan rangka baja sejumlah 3 bentang dengan total panjang 133,94 meter dan lebar 9 meter. Sedangkan lebar perkerasannya adalah 2 x 3,5 meter.

Selain pembangunan Jembatan Jongbiru, dilakukan pula penanganan akses jalan Jong Biru sepanjang 475 meter dan lebar 5 meter.

Sementara Bupati Kediri Hanindito Himawan Pramana mengatakan jembatan Jong Biru berfungsi sebagai konektivitas penyangga akses menuju Bandara Internasional Dhoho Kediri. Selain itu juga sebagai penghubung antara Kabupaten dan Kota Kediri.

“Targetnya rampung bulan Mei 2024 jembatan ini nantinya akan menjadi akses utama menuju bandara,” kata Dito.

Untuk itu pihaknya berharap proses pembangunan jembatan tersebut bisa selesai tepat waktu, tepat mutu dan berguna bagi masyarakat luas.

Pembangunan jembatan Jong Biru akan menelan dana sebesar Rp 25 miliar yang bersumber dari APBN tahun anggaran 2023 dan 2024. Proses pengerjaan jembatan ini ditarget rampung dalam 240 hari kalender dan terhitung sejak bulan September 2023. Sampai saat ini, konstruksi tiang penyangga mulai terpasang. (iwan djabriq/red)

Show More
Back to top button