H.Sugianto “Dengan Tertdaftar Secara Resmi, Dia Memiliki Hak Dan Kewajiban Sama

Kab.Bandung,eljabar.com — KINI bintang sinetron tahun ’90 – an tercatat sebagai anggota Partai Golkar dengan nomor. kartu tanda anggota ( KTA), NPAG : 327610 230576 0003 dengan alamat Pamekaran – Soreang, Jawa Barat.
“Sampai saat ini, saya sebagai ketua DPD Golkar Kabupaten Bandung, belum mendapat tembusan secara resmi terkait KTA Sahrul Gunawan,” jelas Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung, H.Sugianto saat dihubungi lewat telpon selularnya, Rabu (16/3/2022) sore.
Untuk mengetahui kebenaran KTA tersebut, ujar Sugih, biasa disapa, pihaknya menugaskan sekretariat untuk menelusurinya.
“Sampai hari ini, saya belum mendapat jawaban dari sekretariat, ” ujarnya.
Seperti diketahui, Sahrul Gunawan yang kini menjabat Wakil Bupati Bandung, pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Bandung, Desember 2020, diusung Partai Nasdem.
Sugih mengatakan, Golkar Kabupaten Bandung sampai hari ini belum memberikan formulir kepada siapapun, terlebih Sahrul Gunawan, mengisi biodata atau apapun untuk menjadi anggota Partai Golkar.
Tetapj ungkapnya, kemungkinan KTA Sahrul dicetak di DPP.
Karena ucap Sugih, kemungkinan secara pribadi atau ada yang mengarahkan, agar Sahrul masuk.menjadi kader Golkar.
” Bagi saya, sebagai ketua DPD Golkar merasa berterimakasih kalau memang yang bersangkutan betul bergabung dan dibuktikan dengan KTA resmi, kan sebagai bukti keanggotaan itu harus punya KTA bukan hanya wacana atau diwacanakan orang lain,” paparnya.
” Dengan tertdaftar secara resmi, dia memiliki hak dan kewajiban sama berlaku sesama anggota,” imbuhnya.
Saat ditanya kemungkinannya Sahrul dipersiapkan untuk Pilkada Kabupaten Bandunb 2024, Sugih menegaskan, agenda partai baru penyusunan fungsionaris untuk DPR RI, DPRD Provinsi dan Kabupaten.
” Kita belum tahu arah pilkada termasuk juklaknya, belum terbit di Golkar,” tuturnya.
Untuk calon yang akan maju di Pilkada, Golkar memiliki mekanisme.
” Ada suvey, DPP nanti yang tentukan apakah dari pusat atau daerah, itu berdasarkan survey. Jadi kalu saya akan tunduk pada kebijakan partai sesuai dengan pilkada sebelumya,” pungkas Sugih.







