Hari Pohon Sedunia, BPI Tanam 1000 Pohon di Persemaian Edukasi Cicalung Taman Buru Masigit Kareumbi - El Jabar

Hari Pohon Sedunia, BPI Tanam 1000 Pohon di Persemaian Edukasi Cicalung Taman Buru Masigit Kareumbi

SUMEDANG, eljabar.com — Dalam rangka memperingati hari pohon sedunia, Batang Pohon Indonesia (BPI) berkolaborasi dengan berbagai lembaga, penggiat dan aktivis pecinta alam melakukan penanaman 1000 pohon di Persemaian Edukasi Cicalung Taman Buru Masigit Kareumbi Kecamatan Pamulihan, Minggu (22/11/2020).

Kegiatan penanaman yang dibuka langsung oleh Danramil Tanjungsari Kapten Inf Agus Hermawan ini pun dihadiri Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Jawa Barat, Korwil Forum DAS Sumedang, dan beberapa komunitas pecinta alam.

Tak hanya penanaman pohon, kegiatan juga diisi sarasehan pohon kepada wali pohon dan santunan anak yatim kepada warga sekitar.

“Kegiatan di Hari Pohon Sedunia ini diisi penghijauan yang mana akan lebih memupuk kesadaran dan kecintaan kita akan alam dan lingkungan. Juga ada edukasi kepada masyarakat melalui bincang santai,” kata Danramil Tanjungsari, Kapten INF Agus Hermawan.

Menurut Agus, ini bukti kepedulian yang nyata dimana banyak lembaga, komunitas, pelajar, mahasiswa, penggiat atau aktivis lingkungan yang hadir dan turut serta mendukung dalam kegiatan ini.

Kegiatan pun akan dilanjut dengan diskusi sebagai penambah wawasan serta pengenalan kawasan konservasi menuju salah satu Obyek daya tarik wisata yang ada di TB Masigit kareumbi dengan agenda sapu rengganis dengan slogan ‘Berkegiatan Tanpa Sampah’.

Sementara itu, Ketua Korwil Forum DAS Sumedang Saepudin mengatakan acara itu sangat baik sekali sebagai upaya menyelamatkan hutan. Namun, yang perlu dilakukan bukan hanya ceremonial semata, habis tanam ditinggal. Tetapi ada upaya tindak lanjut menanam merawat dan menjaga.

“Harapannya dengan diadakan kegiatan ini mampu memupuk kesadaran masyarakat terhadap lingkungan khususnya kelestarian hutan. Dan mohon jangan sekedar ceremonial belaka, tapi harus dibuktikan dengan leweung hejo rakyat bisa ngejo,” katanya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Forkopimcam Pamulihan, BPBD Sumedang, Tagana, Aparatur Desa para pelajar/mahasiswa dan para aktivis pecinta Alam dan pemuda serta warga lingkungan Cigendel yang tergabung di komunitas kamandilan. (Abas)

Categories: Kronik