Hendra Saputra, Siap Maju di Pilwakot Cimahi 2024

CIMAHI, elJabar.com – Perhelatan Pemilihan Kepala Daerah untuk Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati dan Walikota/Wakil Walikota secara serentak akan digelar pada 27 November 2024. Hal tersebut diputuskan berdasarkan hasil kesepakatan dalam rapat dengar pendapat (RDP) antara KPU, DPR RI dan Pemerintah pada Tanggal 24 Januari 2022 yang lalu.
Meskipun masih ada jeda waktu sekitar dua setengah tahun lagi, namun beberapa bakal calon kepala daerah, sudah mulai mengemuka ke publik.
Untuk bakal calon Walikota Cimahi, Hendra Saputra yang saat ini menjabat sebagai Ketua Komisi 1 DPRD Kota Cimahi, jauh-jauh hari pernah menyampaikan kesiapannya untuk maju di Pilwakot Cimahi 2024 mendatang.

Sebagai politisi yang besar dibawah partai besutan Prabowo Subianto, Hendra Saputra yang juga saat ini sebagai Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Cimahi, bukan merasa diri lebih mampu. Tapi ungkapan kesiapannya itu, lebih kepada untuk memicu diri agar selalu terus belajar dan selalu mempersiapkan diri untuk siap menerima tanggungjawab yang lebih besar lagi.
“Sebagai kader partai dan sebagai politisi, saya harus siap. Ungkapan siap ini, berarti saya harus siap belajar, selalu mempersiapkan diri untuk tanggungjawab yang lebih besar lagi bagi masyarakat. Kalau saya mengatakan tidak siap, berarti saya tidak siap dan tidak mau belajar. Dan itu berarti mundur dari tanggungjawab,” ujar Hendra Saputra, kepada elJabar.com, Senin (14/02/2022).
Kalau sudah belajar dan siap menghadapi beban tanggungjawab yang lebih besar, terus belum mendapatkan amanah dari masyarakat, menurut Hendra Saputra, itu soal lain. Karena yang terpenting menurut Hendra Saputra yang juga aktif di komunitas kebudayaan, bagaimana seseorang mau belajar, mau terus menimba ilmu dan terus memperbaiki diri.
“Jadi, saya memang siap dicalonkan. Saya siap maju untuk Cimahi yang lebih baik. Dan saya juga siap untuk belajar. Saya ini digembleng oleh Partai Gerindra, untuk selalu siap,” tandasnya.
Terkait bagaimana dengan rekomendasi dari Partai Gerindra, serta pasangannya dengan siapa, menurut Hendra, itu kebijakan pimpinan partai. Dan masalah pasangan menurut Hendra, selama ada kessamaan visi misi, tidak masalah dengan siapapun.
“Itu kebijakan pimpinan Gerindra, bukan wilayah saya. Dan untuk masalah rekomendasi, itu masih lama. Ada tahapan partai yang harus dilalui. Masalah pasangan, dengan siapapun tidak ada masalah. Selama ada kecocokan, ada kesamaan visi dan misi,” pungkasnya. (MI)







