Hujan Warnai Peresmian Masjid Al-Ikhlas

Bupati Sumedang memberikan sambutan pada acara peresmian Masjid Al-Ikhlas. (Foto. Humas Pemkab Sumedang)
Bupati Sumedang memberikan sambutan pada acara peresmian Masjid Al-Ikhlas. (Foto. Humas Pemkab Sumedang)

SUMEDANG, eljabar.com — Diiringi guyuran hujan deras, Bupati Sumedang H. Eka Setiawan resmikan Masjid Muhammad Jum’ah Al-Mu’ammary atau yang lebih dikenal oleh warga setempat yakni Dusun Munjul RT. 05 RW. 02 Desa Sukamenak Kecamatan Darmaraja dengan sebutan Masjid Al-Ikhlas, Minggu, (31/12/17), sore.
Proses pembangunan masjid itu sendiri terbilang memakan waktu singkat, yang hanya membutuhkan waktu sekitar 3 bulan sampai dengan terwujudnya bangunan masjid.
Hal itu bisa terlaksana karena memang terpenuhinya ketersediaan dana pembangunan masjid, dimana dana tersebut berasal dari seorang donatur dari Negara Oman yaitu Salim Alka’bi dengan Yayasan Islah Bina Umat yang berkedudukan di Jakarta selaku pengelola dana.
Dituturkan Wakil Ketua Yayasan Ustadz Khalid Hanafi yang turut hadir pada kesempatan tersebut, yayasannya memang selaku penanggungjawab Bantuan Sosial Indonesia, yang bergerak dalam hal membantu warga di Indonesia yang kurang mampu terutama membantu pembangunan masjid atas dana dari para donatur yang berasal dari Negara Kuwait atau negara timur tengah lainnya.
“Sejak tahun 2003 lalu, kami telah berhasil melakukan pembangunan masjid di 1.500 titik di wilayah Indonesia. Bulan ini saja kita telah membangun 15 buah masjid di 15 lokasi termasuk Masjid Al-Ikhlas di Desa Sukamenak ini,” beber Khalid.
Dirinya pun tidak menampik, kalau keberhasilan seluruh pembangunan yang telah dilakukannya juga merupakan buah dari kekompakan masyarakat serta terdapatnya keterkaitan dari pemerintah setempat.
“Tuntasnya Pembangunan Masjid Al-Hikmah saat ini tentu juga merupakan bukti dari kekompakan masyarakat Desa Sukamenak dan keterkaitan Pemerintah Kabupaten Sumedang sehingga terciptanya harmonisasi pemerintah dengan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, saat memberikan sambutannya dikatakan Bupati Eka bahwa dirinya mengatakan dengan keberadaan masjid di tengah warga Dusun Munjul Desa Sukamenak yang mayoritas adalah warga eks. Genangan Waduk Jatigede tersebut diharapkan dapat menjadi sarana peribadatan warga guna melakukan berbagai aktivitas keagamaan.

“Mudah-mudahan keberadaan masjid ini membawa keberkahan bagi masyarakatnya, dan bermanfaat untuk dipergunakan dalam berbagai kegiatan keagamaan,” kata Eka.
“Tak lupa saya ucapkan terima kasih pula kepada Yayasan Islah Bina Umat yang telah memfasilitasi donatur dari negara timur tengah sehingga Warga Sukamenak saat ini memiliki masjid yang representatif,” pungkasnya.
Dalam acara peresmian saat itu diisi oleh penandatanganan prasasti masjid oleh Bupati dan gunting pita yang dilanjutkan dengan penyerahan kunci masjid secara simbolis oleh Ustadz Khald Hanafi kepada Bupati, untuk diserahkan kepada Ketua DKM Masjid Al-Ikhlas. (abas, arip)

Advertisement

Categories: Uncategorized