Jabar Diwakili PT Kwalram, Presiden Jokowi Serentak Melepas Ekspor Barang Keluar Negeri di 11 Provinsi - El Jabar

Jabar Diwakili PT Kwalram, Presiden Jokowi Serentak Melepas Ekspor Barang Keluar Negeri di 11 Provinsi

SUMEDANG, eljabar.com — Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo melepas secara serentak Ekspor Barang keluar negeri yang digelar di 11 provinsi di Indonesia. Pelepasan barang yang diekspor tersebut dilakukan secara virtual yang disaksikan 11 provinsi di Indonesia.

Untuk provinsi Jawa Barat, pelepasan Ekspor Barang dagang digelar di PT Kwalram Indonesia beralamat di Jalan Bandung Garut, Desa Sukadana Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Bandung, Jumat (04/12/2020).

Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan pada Kementrian Perdagangan RI Oke Nurwan mengatakan ada 131 perusahaan yang terlibat dalam ekspor yang diresmikan Jokowi ini.

Dengan Nilai investasi sebesar 1,64 US miliar dolar atau setara 23,53 triliun rupiah. Ini tidak hanya melibatkan perusahaan besar, tetapi seluruh perusahaan non UKM dan UKM. Bahkan ada beberapa UKM yang perdana ekspor ke luar negeri termasuk dari Jabar.

“Dari perusahaan kategori UKM ini nilai investasinya totalnya 12,7 USD atau setara 178,12 miliar rupiah. Barang Barang ini nantinya akan dikirim ke Jepang, new zeland, China, Spanyol, dan beberapa negara sahabat,” katanya.

Untuk di Jabar sendiri, kata Oke digelar di PT Kwalram yang sudah menghimpun barang barang baik dari sektor industri maupun UKM. Dengan melibatkan 7 perusahaan besar dan 5 perusahaan Kecil dan menengah.

Tujuan dari ekspor barang ke pasar global ini, menghadapi kesulitan ekonomi Indonesia akibat dampak pandemi Covid-19. Pemerintah berharap dengan ekspor besar besaran ini bisa mengembalikan ekonomi Indonesia yang sedang menurun tajam.

“Orientasinya untuk seluruh indonesia akibat dampak penurunan ekonomi  dampak Covid-19. Dan ini kita tunjukan langsung, bahwa pandemi memang terjadi, namun sejak awal semester 2 kita sudah bangkit. Mudah-mudahan di awal 2021 ekonomi Indonesia bertambah pesat,” katanya.

Sementara itu, dalam siaran pers nya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pelepasan ekspor produk Indonesia yang bernilai tambah dan Berkelanjutan ke pasar global. Hal ini dilakukan untuk memperbaiki perekonomian nasional dan meningkatkan daya saing Indonesia.

“Saya sampaikan pada kesempatan yang baik ini dengan mengucap Bismillahirrohmanirrohim saya resmikan pelepasan ekspor dari Negara kita Indonesia yang bernilai tambah dan berdaya saing ke pasar global,” kata Jokowi di Lamongan Jawa Timur, Jumat (04/12/2020).

Menurutnya, pemulihan ekonomi bukan hanya membantu para pelaku usaha untuk tumbuh dan membuka lapangan kerja, tetapi juga untuk menghasilkan devisa dan mengurangi defisit transaksi berjalan negara Indonesia. Mengingat, di situasi pandemi dan perekonomian global yang sedang lesu pada saat ini berdampak pada pasar ekspor yang juga pasti menurun.

“Namun kita tidak boleh menyerah kita harus melihat lebih jeli melihat Pasar ekspor yang masih terbuka lebar di negara-negara yang juga sekarang ini sedang mengalami pandemi,” ujarnya.

Dia menjelaskan, potensi Indonesia untuk ekspor masih sangat besar dari sisi keragaman produk (komoditi), dari sisi kreatifitas dan kualitas, dari sisi volume dan tujuan negara ekspor, kuncinya adalah proaktif dan jangan pasif. (Abas)

Categories: Ekonomi