Kebudayaan Sebagai Pedoman Dalam Membina Kerukunan Hidup - El Jabar

Kebudayaan Sebagai Pedoman Dalam Membina Kerukunan Hidup

ADIKARYA PARLEMEN

BANDUNG, elJabar.com — Secara umum fungsi kebudayaan adalah sebagai pedoman dan pengarah hidup bagi manusia, sehingga ia mengerti bagaimana harus bertindak, bersikap, berperilaku, baik secara individu maupun kelompok.

Pedoman hidup yang di maksud adalah cara manusia memenuhi kebutuhan hidupnya baik kebutuhan dasar, kebutuhan sosial, maupun kebutuhan  psikologis  yang berpedoman pada kebudayaan yang sudah ada.

Seperti yang diungkapkan Ketua Komisi 5 DPRD Jawa Barat, Dadang Kurniawan, jika di dalam kehidupan masyarakat tidak berpedoman kepada kebudayaan, maka akan menimbulkan guncangan-guncangan sosial.

Pewujudan keguncangan sosial adalah pertentangan-pertentangan, persaingan yang tidak sehat, mementingkan diri sendiri, menggangu ketentraman orang lain, dan sebagainya.

Sehingga kehidupan menjadi semerawut, tidak beraturan dan inilah awal mula munculnya pertentangan dan persaingan yang tidak sehat diantara manusia itu sendiri. Kehidupan menjadi tidak bersahabat, bahkan terhadap alam juga.

“Untuk menghindari hal-hal yang berakibat buruk, maka manusia berpedoman pada norma, nilai, pranata, dan pedoman lainnya, yaitu aturan-aturan kebiasan yang di berlaku di masyarakat,” ujar Dadang Kurniawan, kepada elJabar.com.

Manusia sebagai individu maupun sebagai warga masyarakat mempunyai kebutuhan-kebutuhan yang banyak jumlahnya dan harus terpenuhi untuk melangsungkan hidupnya dan untuk kehidupan dengan baik.

Yang menjadi persoalan manusia  dalam memenuhi kebutuhan dasarnya, tidak dapat begitu saja mencari sampai mendapatkan kebutuhan itu tanpa mengingat tindakan itu merugikan orang lain atau tidak.

Dengan kata lain, seorang atau sekelompok orang di dalam usahanya untuk memenuhi kebutuhan dasarnya harus menggunakan pedoman-pedoman tertentu, yang termaksud di dalam kebudayaan di mana manusia itu tinggal.

“Karena kebudayan merupakan pedoman hidup dalam kebutuhan sosial, sudah pasti kehidupan setiap manusia senantiasa berpegang pada budaya tadi,” jelasnya.

Sementara itu, menyangkut masalah kebutuhan-kebutuhan sosial manusia, itu timbul karena adanya pergaulan antar manusia dalam masyarakat. Sebagian dari kebutuhan sosial menjadi sarana untuk memenuhi kebutuhan primer ataupun kebutuhan sekunder.

Dalam  memenuhi kebutuhan sosial, tentunya manusia harus mempunyai pedoman tadi. Yaitu unsur-unsur kebudayaan yang relevan berlaku dalam masyarakat, tempat manusia itu melakukan aktifitasnya.

Dalam skala yang lebih luas, hubungan atau pergaulan setiap orang dalam hubungannya dengan pemerintahan, juga tidak boleh lepas dari pedoman, pranata dan budaya yang sudah ada. Sehingga terjadi keruntutan dalam pergaulan lingkup tata pemerintahan.

 “Pedoman itulah yang mengatur tata kehidupan setiap kelompok atau individu manusia, sehingga tercipta adanya ketertiban dalam setiap gerak langkah kehidupannya,” jelas Anggota Fraksi Gerindra DPRD Jabar.

Sedangkan kebutuhan psikologis, yakni kebutuhan yang terpadu dari berbagai macam kebutuhan. Dimana unsur kebudayaan yang dijadikan sebagai pedoman hidup, yaitu agama atau kepercayaan, ilmu pengetahuan, pandangan hidup, dan adat istiadat.

Kebutuhan psikologis ini merupakan spirit bagi setiap manusia dalam melakukan aktivitas sosial kemasyarakatan, maupun dirinya sebagai individu.

Dalam kaitannya dengan kebutuhan psikologis unsur kebudayaan yang meliputi agama, ilmu pengetahuan, pandangan hidup dan adat istiadat, merupakan penuntun bagi setiap orang dalam menjalani hidupnya kearah yang lebih baik.

“Menjadi pribadi yang berguna, bermanfaat untuk diri sendiri dan lingkungan merupakan ciri dari manusia dalam kehidupannya sebagai mahluk sosial,” katanya.

Budaya sejatinya harus menjadi perekat dalam menyatukan keakraban setiap individu dengan individu maupun dengan kelompok, bahkan dengan alam lingkungannya.

“Sehingga keakraban dan kerukunan dalam bernegara dapat tercipta melalui pranata sosial yang berbudaya,” pungkasnya. (muis)

Categories: Adikarya Parlemen,Politik