Nasional

Kadinsos Sumenep Minta Semua Elemen Masyarakat Pantau Penyaluran Bansos

SUMENEP, eljabar.com – Beberapa minggu terakhir banyak bermunculan isu tak sedap terkait Bantuan Sossial (Bansos) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Pasalnya, selama ini di Kota Keris ini, Bansos sering diisukan tak tepat sasaran, dan bahkan diduga ada pemotongan oleh beberapa oknum yanga tidak bertanggungjawab.

Dari itu, Kadinsos Sumenep, Moh Iksan meminta semua elemen masyarakat yang berada di kabupaten berlambang kuda terbang ini, ikut mengawasi penyaluran Bansos, dan bahkan jika ada temuan yang tidak sesuai dengan aturan, masyarakat segera melaporkan ke penegak hukum.

“Kita selalu menyelenggarakan sosialisasi kepada masyarakat di setiap e-Warung, untuk bisa memahami segala peraturan yang ada. Kalau memang ada temuan, silahkan laporkan kepada kepolisian,” ungkapnya pada media. Kamis (25/03/2021).

Iksan juga menegaskan, akan segara menindaklanjuti jika ada temuan dan kejanggalan di masyarakat dari program Bansos, dari pmerintah, diantaranya, bantuan langsung tunai (BLT), Bantuan Sosial Pangan (BSP) non tunai, maupun program Bansos lainnya.

“Saya akan tindaklanjuti dan semua akan dikoreksi. Makanya saya minta data, desa mana dan kecamatan mana yang komiditasnya ada masalah,” tegasnya.

Pihaknya mengaku bahwa selama ini, sudah sering melakukan evaluasi dan mengoreksi data-data keluarga penerima manfaat (KPM).

“Karena apa, kita berjuang untuk masyarakat khususnya KPM,” kata Iksan yang saat ini juga aktif menjabat Plt. Dinas Pendidikan Sumenep.

Pihaknya juga mengaku bahwa, setiap Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) telah ditugaskan untuk mengawasi penyaluran Bansos hingga pelosok desa.

“Setiap program Bansos termasuk BSP non tunai, kita punya TKSK setiap Kecamatan. Jadi, setiap ada laporan, kita tindak lanjuti untuk turun ke lapangan,” tambah Iksan.

Sebab menurutya, Bansos dari pemerintah tidak boleh disalahgunakan. Apalagi, jika ada TKSK sendiri yang melakukan penyelewengan Bansos, siap-siap akan terima tindakan tegas.

“Jika ada temuan seperti TKSK, akan kami tindak tegas. Tapi jika temuannya adalah e-Warung, kami segera turun bersama Bank Mandiri,” tutupnya. (ury)

Show More
Back to top button