Kampung Makmur Diarahkan Jadi Penggerak Roda Ekonomi di Sumedang

SUMEDANG, eljabar.com — Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir didampingi Wakil Bupati Erwan Setiawan beraudensi dengan jajaran direksi BUMD PT.  Kampung Makmur di Gedung Negara, Rabu (13/05/2020).

Turut hadir dalam audiensi tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang  Herman Suryatman, Asisten Pembangunan dr. Hilman Taufik WS dan Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Harry Trisantosa.

Dalam pertemuan tersebut disampaikan progres perjalanan dan strategis bisnis berikut work plan PT. Kampung Makmur pasca recruitment pengurus yang akan ditindaklanjuti dengan konsolidasi penyusunan visi misi dan legalitas perizinan perusahaan.

Direktur PT. Kampung Makmur Hendri menyampaikan, visi Kampung Makmur diarahkan agar bisa menjadi perusahaan daerah berkelas dunia (World Class Coorporate) sebagai penggerak roda ekonomi di Sumedang.

“Jadi kita berangkat dari daerah Sumedang, berdayakan ekonomi Sumedang. Tapi visi kita ke depan dapat dilirik dalam skala nasional maupun skala global. Itu visi yang akan kita coba realisasikan,” ungkapnya.

Dalam merealisasikan visi tersebut, kata Hendri, setidaknya ada lima misi yang akan dijalankan, yaitu sebagai business creator, local invention channel, government partner, integrated partnership, dan Sumedang developer agent.

Ditambahkannya, setelah selesai penanganan Covid-19, rencananya Tahun 2020 pihaknya akan kembali fokus ke lima business plan awal diantaranya melanjutkan pembangunan Sekarwangi Conggeang dan pengembangan KEK Pariwisata Jatigede.

Mendengar pemaparan yang disampaikan Direktur PT. Kampung Makmur, Bupati Sumedang Sumedang H. Dony Ahmad Munir, mengatakan bahwa konsep yang disampaikan sudah jelas dan terukur tinggal konsistensi dan koordinasi dalam pelaksanaannya.

Ditegaskan Bupati, setelah recovery penanganan Covid, rencana pemerintah daerah ke depan adalah menyiapkan pengembangan pariwisata di Kabupaten Sumedang karena menurutnya setelah Covid berakhir yang akan booming adalah sektor pariwisata.

“Setelah orang jenuh diam di rumah terus pasca Covid ini, yang akan booming adalah sektor wisata. Tentunya peluang ini harus ditangkap oleh Disbuparpora dan pengurus Kampung Makmur,” ungkapnya

Lanjut dikatakan Bupati, dalam mengembangkan  dan menggerakan ekonomi daerah, kata Bupati, dibutuhkan strategis bisnis dan komitmen bersama yang kuat dari pengurus maupun pemiliknya.

“Tugas BUMD itu menggerakkan ekonomi dan kedua profit making bagi daerah. Jadi harus jelas bedanya mana ukuran untuk Kampung Kakmur mana untuk pengusaha bisa. Harus ada valuenya,” kata Bupati. (Abas)

Advertisement

Categories: Regional