Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung Tegaskan Pelayanan Kesehatan Gratis Harus Berkualitas dan Berkeadilan

BANDUNG, eljabar.com – Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung, H. Iman Lestariyono, S.Si., S.H., menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan hak dasar setiap warga negara yang harus dipenuhi secara merata, berkualitas, dan berkeadilan. Komitmen tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam kegiatan Loka Karya Mini (Lokmin) Bidang Kesehatan bertema “Pelayanan Kesehatan Gratis” yang digelar di Pendopo Kecamatan Gedebage, Rabu (10/06/2026).
Dalam forum tersebut, Iman Lestariyono menekankan bahwa kesehatan tidak hanya berkaitan dengan pelayanan medis semata, tetapi merupakan investasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Menurutnya, konstitusi telah mengamanatkan bahwa setiap warga negara berhak memperoleh pelayanan kesehatan yang layak, sementara negara memiliki tanggung jawab untuk menyediakan fasilitas pelayanan kesehatan yang dapat diakses seluruh lapisan masyarakat.
“Kami memandang bahwa pelayanan kesehatan gratis bukan berarti pelayanan yang seadanya. Yang harus diwujudkan adalah pelayanan yang mudah diakses, cepat, bermutu, ramah kepada masyarakat, transparan, dan berkelanjutan sehingga tidak ada warga yang terhambat memperoleh layanan kesehatan hanya karena faktor ekonomi,” ujarnya.
Iman menegaskan, Komisi IV DPRD Kota Bandung akan terus mengawal berbagai kebijakan dan program yang bertujuan memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, termasuk mendukung penyelenggaraan pelayanan kesehatan gratis yang berkualitas dan berkesinambungan.
Ia menjelaskan, Kota Bandung saat ini menghadapi berbagai tantangan di sektor kesehatan perkotaan, mulai dari pertumbuhan penduduk yang tinggi, mobilitas masyarakat yang semakin dinamis, meningkatnya kasus penyakit menular maupun tidak menular, persoalan stunting, kesehatan ibu dan anak, kesehatan lansia, kesehatan jiwa, hingga kesenjangan akses terhadap layanan kesehatan.
Khusus di wilayah Gedebage yang menjadi salah satu kawasan pengembangan strategis Kota Bandung, Iman menilai penguatan sarana dan prasarana kesehatan menjadi kebutuhan mendesak seiring berkembangnya kawasan permukiman dan meningkatnya permintaan terhadap pelayanan kesehatan dasar.
Untuk mewujudkan layanan kesehatan yang optimal, Pemerintah Kota Bandung dinilai perlu memperkuat layanan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif melalui berbagai program, seperti edukasi kesehatan keluarga, penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), imunisasi, skrining penyakit, pemeriksaan kesehatan berkala, hingga peningkatan kualitas pelayanan di puskesmas, klinik, dan rumah sakit.
Menurut Iman, puskesmas memiliki peran strategis sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan sekaligus pusat edukasi masyarakat dan deteksi dini berbagai penyakit. Sementara itu, kecamatan dan kelurahan juga berperan penting dalam mengintegrasikan data sosial dan kesehatan serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan kesehatan.
“Keberhasilan pelayanan kesehatan tidak dapat hanya mengandalkan kerja pemerintah saja. Namun diperlukan adanya kolaborasi dan sinergitas antara DPRD, Pemerintah Kota Bandung, tenaga kesehatan, kecamatan dan kelurahan, kader Posyandu, PKK, tokoh masyarakat, hingga seluruh warga untuk bersama-sama mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas,” katanya.
Sebagai bagian dari pelaksanaan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, Komisi IV DPRD Kota Bandung berkomitmen untuk memastikan kecukupan anggaran kesehatan, mendorong regulasi yang berpihak kepada masyarakat, serta mengawasi agar seluruh program pelayanan kesehatan berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi warga.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui dorongan terhadap peningkatan kapasitas puskesmas, pemenuhan tenaga kesehatan, penyediaan fasilitas yang memadai, perluasan akses layanan bagi kelompok rentan seperti masyarakat miskin, lansia, dan penyandang disabilitas, serta percepatan digitalisasi dan integrasi data kesehatan guna menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, mudah, dan akurat. *red







