Kunker Spesifik Komisi V DPR RI ke Bendungan Kuningan, Tahun Ini Pemanfaatan Menjadi Prioritas – El Jabar

Kunker Spesifik Komisi V DPR RI ke Bendungan Kuningan, Tahun Ini Pemanfaatan Menjadi Prioritas

KUNINGAN, eljabar.com –Pasca Bendungan Kuningan diresmikan Presiden Joko Widodo, bendungan ini diharapkan segera dapat mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian masyarakat setempat.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi V DPR RI Arwani Thomafi saat memimpin Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI ke Bendungan Kuningan di Kecamatan Cibeureum, Kuningan, Jawa Barat, Rabu (8/9/2021).

Hadir pula dalam kunjungan Komisi V tersebut Wakil Bupati Kuningan HM Ridho Suganda, Direktur Kepatuhan Internal Ditjen SDA Mohammad Mazid, jajaran dari Direktorat Bendungan dan Danau PUPR, jajaran BBWS Cimanuk Cisanggarung dan stakeholder lainnya.

Arwani menyampaikan, kunjungan Komisi V DPR RI ini untuk mengetahui secara lebih rinci mengenai proses pembangunan dan anggaran Bendungan Kuningan.

“Komisi V melihat bahwa pembangunan Bendungan Kuningan berjalan dengan baik. Karena itu, harus kita jaga bersama, kita rawat sehingga pemanfaatan Bendungan Kuningan nantinya bisa maksimal dan dirasakan masyarakat,” kata Arwani.

Ia juga menambahkan bahwa Bendungan Kuningan merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN). Pembangunan bendungan ini sempat mangkrak karena terkendala pembebasan lahan dan baru terlaksana di tahun 2015.

Setelah selesai dibangun selama 7 tahun dengan biaya Rp 513 miliar, Bendungan Kuningan nantinya akan berfungsi sebagai pengendali banjir, penyedia air baku 0,3 meter kubik per detik, serta berpotensi sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) sebesar 500 KW.

Bendungan ini juga memiliki kapasitas tampung hingga 25,9 juta meter kubik dan akan menyuplai air irigasi bagi 3000 hektare sawah masyarakat di Kabupaten Kuningan, Kabupaten Cirebon hingga Kabupaten Brebes. Hal ini penting untuk meningkatkan produktivitas pertanian.

“Kami berharap kehadiran Bendungan Kuningan dapat memberi nilai tambah bagi masyarakat di wilayah sekitarnya, dengan meningkatkan produktivitas pertanian yang juga berdampak pada peningkatan kesejahteraan dan laju perekonomian,” jelas legislator dapil Jawa Tengah III tersebut.

Selain memberikan manfaat di sektor pertanian, bendungan ini juga dapat berfungsi sebagai ketahanan air dalam pengendalian banjir di beberapa daerah Jabar bagian timur dan sebagian untuk Jateng. Sisi lain, ke depannya Bendungan Kuningan juga berpotensi sebagai ikon wisata.

“Mari kita jaga dan rawat bersama bendungan ini, sebab pemeliharaan harus menjadi perhatian kita semua. Bagaimana infrastruktur ini mampu betul-betul pemanfaatannya untuk kesejahteraan masyarakat. Ada bendungan, maka kita harapkan produksi pertanian akan naik, sektor pariwisata juga akan naik. UMKM bisa terangkat dan tentu pemanfaatan di bidang kelistrikan juga akan bisa kita rasakan,” tutur Arwani.

Sementara itu, BBWS Cimanuk Cisanggarung melalui Direktur Kepatuhan Intern Dirjen SDA Mochamad Mazid melaporkan hasil survey persiapan pemanfaatan Bendungan Kuningan.

“Pelaksanaannya menjadi prioritas di tahun 2021,” terang Mazid. (*wn)

Categories: Parlemen