Maksimalkan Fungsi Pasar, Kadiskop UMKM dan Perindag Sumenep Lakukan Monitoring ke Pasar Anom – El Jabar

Maksimalkan Fungsi Pasar, Kadiskop UMKM dan Perindag Sumenep Lakukan Monitoring ke Pasar Anom

SUMENEP, eljabar.com– Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UMKM dan Perindag) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, lakukan monitoring ke pasar tradisional anom, pada hari Senin (10/01/2022) pagi.

Hal tersebut tidak lain bertujuan untuk memaksimalkan fungsi pasar sebagai salah satu pusat transaksi dan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah.

Menurut Kepala Diskop UMKM dan Perindag Sumenep, Chainur Rasyid menyampaikan bahwa salah satu tugas dan fungsi Dinas Koperasi UMKM dan Perindag, wilayah kerjanya meliputi pasar se kabupaten Sumenep, UMKM dan Koperasi.

“Jadi dari tiga variabel ini menjadi salah satu penggerak dari perekonomian masyarakat. Untuk itu saya mencoba melakukan kunjungan ke Pasar Anom dengan harapan untuk menginventarisasi dari bermacam potret kondisi di Pasar Anom,” ungkapnya pada eljabar.com usai melakukan monitoring.

Sehingga, lanjut pria yang akrab di sapa Inong tersebut, dari hasil monitoring tersebut mampu menjadi salah satu bahan evaluasi dan acuan untuk bisa membuat sebuah program atau pekerjaan ke depan, dan bisa menjadikan Pasar Anom yang sehat, bersih, dan pasar yang bisa disenangi oleh masyarakat.

“Sebab pasar menjadi salah satu pusat transaksi jual beli, jadi jika sudah jadi pusat transaksi dan pusat keramaian tentu kita harus memperhatikan kondisi pasar tersebut,” tambahnya.

Dia menabahkan, sebagai kepala dinas yang baru dilantik dalam instansi tesebut, berkomitmen bahwa yang sudah dilakukan olek kepala dinas sebelumnya akan dipertahankan, dan yang belum dilaksanakan akan ditingkatkan.

“Ada beberapa drainase yang butuh perbaikan, seperti mungkin perlu diperlebar. Nah ini yang harus kita siapkan,” tegasnya.

Selanjutnya, imbuh Inong, karena pasar itu menjadi salah satu sumber dari Pendapatan Asli Daerah, pada tahun ini akan kita buatkan portal elektelrik.

“Jadi nanti pada saat masyarakat masuk ke dalam pasar, tidak lagi mendapat karcis manual, tapi langsung secara elektrik dan online langsung terintegrasi pada pusat komputer yang ada,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pasar Anom Kabupaten Sumenep, Hairul Anwar menjelaskan, kedatangan Kadis Koperasi UMKM dan Perindag Sumenep, Chainur Rasyid, bersama rombongan untuk memantau sekaligus melakukan perkenalan kepada seluruh staff UPTD Pasar Anom.

Mengingat ada perubahan rotasi jabatan dan struktur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Sumenep. Saat kunjungan ke lapangan, kata Anwar, ada beberapa jalur drainase yang menjadi atensi. Utamanya di drainase los ikan basah.

Dia menilai, para pedagang meski sering diberikan imbauan untuk tidak membuang limbah atau ikan yang sudah mati ke jalur drainase, namun masih nampak terlihat lalai.

“Di selokan itu kadang dibuang usus dan ikan yang sudah mati, sehingga menyebabkan bau,” kata Anwar, saat diwawancara di ruang kerjanya.

Pihaknya mengaku, akan segera membersihkan sampah ikan basah di jalur drainase tersebut agar mempercepat aliran air dan bau limbah ikan tidak ada lagi.

Selain jalur drainase, Dinas Koperasi UMKM dan Perindag Sumenep juga meninjau akses jalan Pasar Anom yang masih perlu adanya perawatan.

Seperti di sisi selatan Pada Anom, ada los daging yang masih harus dilakukan perbaikan. Buktinya, saat hujan datang banyak genangan air yang mengendap. Penyebabnya, level jalan yang sudah turun ke bawah lebih tinggi dari jalur drainase. Dimana, aliran air tidak bisa masuk ke jalur drainase.

“Jadi memang harus ada perbaikan jalan nantinya,” tambahnya.

Di Pasar Anom sendri ada sekitar 600 kios atau toko yang sudah beroperasi sejak dulu. Data UPTD Pasar Anom Kabupaten Sumenep menyebutkan, sejak tahun 2021 masih melakukan validasi.

“Kami lakukan pendataan ulang, karena masih berubah-ubah,” tutupnya. (ury)

Categories: Nasional