Mantan Kaur TU: Pungli dan Korupsi di Disdik Kabupaten Bandung Dimakmurkan – El Jabar

Mantan Kaur TU: Pungli dan Korupsi di Disdik Kabupaten Bandung Dimakmurkan

KAB. BANDUNG, eljabar.com – Sejumlah kalangan pendidikan berharap, Bupati Bandung H. M. Dadang Supriatna tepat memilih sosok pengganti Kepala Dinas Pendidikan pengganti DR. H. Juhana. Yakni orang yang paham pendidikan, bijaksana dan tegas. Jika tidak, oknum yang memanfaatkan dana BOS dan DAK akan terus merecoki?

Sumber berita menceritakan, pada tahun 2019, SMPN 2 Solokanjeruk mendapatkan bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat, dengan nilai ratusan juta rupiah.

“Bantann ini untuk ruang kelas baru (RKB) sebanyak 3 ruang. Tetapi diduga dibangun hanya dua lantai, itu pun disuntik. Dan 1 RKB yang ada dibawah disinyalir menyalahi rencana anggaran bengunan (RAB),” ungkapnya.

Lalu, tambah dia, dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Sekolah Dasar Negeri (SDN) tahun 2021 diduga direcoki oknum yang melakukan pungli per sekolah hingga ratusan ribu.

“Konon dananya untuk acara kunjungan kerja pejabat  diluar dinas pendidikan. Itu pada bulan Mei lalu,” katanya.

Sementara mantan Kepala Urusan Tata Usaha (Kaur TU) di salah satu SMPN di Kabupaten Bandung menuturkan, teranyar ini, terungkap dugaan pungli yang dilakukan oknum pajabat bagian aset disdik pada penerima bantuan kendaraan roda empat SMPN yang nilainya mencapai puluhan juta.

“Lebih jauh pada tahun 2016 di gugus 7 SMP, diduga oknum melalukan pungli dana BOS per siswanya Rp 6 ribu. Demikian pula di gugus 5 SMP, disinyalir ada pungli per sekolah Rp.7,5 juta. Anehnya, dari rentetan dugaan pungli BOS dan korupsi DAK, kok tidak ditindak, justru seolah dimakmurkan. Maka ini adalah tugas Kadisdik Kabupaten Bandung yang baru nantinya,” bebernya.

Dia berharap, Bupati Bandung memilih kadisdik dari kalangan profesional, memusuhi kolusi, korupsi dan nepotisme. Dengan demikian, pendidikan di Kabupaten Bandung akan jauh lebih baik. (A56)

Categories: Pendidikan