Pangdam III/Siliwangi Resmi Buka Festival Ternak Domba Garut 2026 di Cimahi, Dorong Pelestarian Budaya dan Penguatan Ekonomi Peternak

CIMAHI, eljabar.com – Panglima Kodam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., secara resmi membuka Festival Ternak Domba Garut Piala Pangdam III/Siliwangi Tahun 2026 yang digelar di Markas Brigif 15/Kujang II, Jalan Kebun Rumput, Kelurahan Baros, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Minggu (07/06/2026).
Festival yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kodam III/Siliwangi tersebut berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari para peternak serta pecinta Domba Garut dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Kegiatan ini dihadiri unsur pemerintah daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Cimahi, jajaran Kodam III/Siliwangi, organisasi peternak, para Ketua DPC Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia (HPDKI) kabupaten/kota se-Jawa Barat, peserta festival, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Pangdam III/Siliwangi menegaskan bahwa Festival Ternak Domba Garut bukan sekadar ajang perlombaan dan pameran ternak, tetapi juga menjadi sarana strategis untuk memperkuat komitmen bersama dalam melestarikan Domba Garut sebagai salah satu warisan budaya yang memiliki nilai historis, sosial, dan ekonomi tinggi bagi masyarakat Jawa Barat.
“Domba Garut bukan hanya kebanggaan masyarakat Sunda, tetapi juga aset daerah yang memiliki nilai budaya dan ekonomi yang tinggi,” ujar Mayjen TNI Kosasih.
Menurutnya, keberadaan Domba Garut telah menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Jawa Barat yang perlu dijaga dan dikembangkan secara berkelanjutan. Selain memiliki nilai budaya, komoditas tersebut juga berpotensi besar mendukung peningkatan pendapatan masyarakat dan penguatan ekonomi sektor peternakan.
Pangdam menjelaskan bahwa festival ini memiliki makna penting dalam membangun silaturahmi antarpeternak, meningkatkan kualitas bibit dan manajemen peternakan, serta memperluas jaringan kemitraan yang dapat mendukung kemajuan sektor peternakan di masa depan.
Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam menghadapi tantangan sektor peternakan yang semakin kompleks, mulai dari peningkatan produktivitas, kualitas ternak, hingga daya saing produk peternakan di tingkat regional maupun nasional.
“Diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah, organisasi peternak, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat agar sektor peternakan mampu berkembang menjadi lebih modern, produktif, dan berkelanjutan,” katanya.
Lebih lanjut, Pangdam III/Siliwangi menegaskan bahwa pemberdayaan masyarakat melalui sektor peternakan merupakan bagian penting dalam memperkuat ketahanan wilayah dan mendukung program ketahanan pangan nasional. Oleh karena itu, kegiatan seperti Festival Ternak Domba Garut dinilai mampu menjadi wadah kolaborasi sekaligus sarana edukasi bagi para peternak untuk terus berinovasi.
“Saya berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas peternakan Domba Garut, melestarikan budaya lokal, memperkuat kemitraan seluruh pemangku kepentingan, serta mendorong lahirnya generasi peternak yang inovatif dan berdaya saing,” ungkapnya.
Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Pangdam III/Siliwangi secara resmi membuka Festival Ternak Domba Garut Piala Pangdam III/Siliwangi Tahun 2026 yang ditandai dengan seremoni pembukaan di hadapan para peserta dan tamu undangan.
Melalui penyelenggaraan festival ini, Kodam III/Siliwangi berharap pengembangan peternakan Domba Garut dapat terus berkembang sebagai sektor unggulan yang mampu meningkatkan kesejahteraan peternak, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta menjaga kelestarian budaya lokal Jawa Barat agar tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi mendatang. (**)







