Pangdam III/Siliwangi Tekankan Kepercayaan Rakyat dalam Sertijab Danrem 063 dan Danbrigif 15

CIREBON, eljabar.com — Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., menekankan pentingnya menjaga kepercayaan rakyat, mengedepankan keteladanan, serta meningkatkan kualitas pengabdian dalam pergantian kepemimpinan Danrem 063/Sunan Gunung Jati dan Danbrigif 15/Kujang II.
Pesan tersebut disampaikan Pangdam III/Siliwangi melalui naskah sambutan pada acara ramah tamah serah terima jabatan kedua satuan tersebut yang dijadwalkan berlangsung di Aula Sunan Gunung Jati, Makorem 063/Sunan Gunung Jati, Cirebon, Sabtu (26/9/2026) pukul 10.30 WIB.
Dalam sambutannya, Pangdam menegaskan bahwa keberadaan prajurit TNI di tengah masyarakat harus memberikan manfaat nyata. Prajurit dituntut mampu membantu menjawab berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat melalui pelaksanaan tugas yang penuh tanggung jawab.
“Kehadiran TNI harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, jaga kepercayaan rakyat, dan pegang teguh nilai-nilai Wangsit Siliwangi sebagai landasan dalam setiap pengabdian,” demikian pesan Pangdam dalam naskah sambutannya.
Menurut Pangdam, tantangan tugas Tentara Nasional Indonesia ke depan semakin dinamis. Kondisi tersebut menuntut setiap prajurit dan satuan untuk memiliki kemampuan membaca perkembangan situasi, bergerak cepat, serta membangun koordinasi yang baik dengan berbagai unsur.
Namun, kemampuan tersebut harus berjalan seiring dengan kesungguhan dalam memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
Pangdam menegaskan, tugas dan tanggung jawab satuan tidak hanya berkaitan dengan aspek internal organisasi, tetapi juga bagaimana kehadiran prajurit dapat memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat di wilayah tugasnya.
Apresiasi untuk Pejabat Lama
Dalam kesempatan tersebut, Pangdam III/Siliwangi menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, S.I.P., beserta istri atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian selama mengemban amanah sebagai Danrem 063/Sunan Gunung Jati.
Selama menjalankan tugas, pengabdian yang diberikan diharapkan menjadi bagian dari kontribusi dalam menjaga serta memperkuat pelaksanaan tugas kewilayahan di lingkungan Korem 063/Sunan Gunung Jati.
Apresiasi serupa disampaikan kepada Kolonel Inf Bayu Anjas Asmoro, S.E., beserta istri atas pengabdian dan kontribusinya selama bertugas sebagai Danbrigif 15/Kujang II.
Pangdam berharap berbagai pengalaman yang telah diperoleh keduanya selama berada di jajaran Kodam III/Siliwangi dapat menjadi bekal berharga untuk melanjutkan pengabdian di tempat tugas yang baru.
Pergantian jabatan, menurut Pangdam, merupakan bagian dari dinamika organisasi dan bagian dari proses pembinaan personel dalam tubuh TNI. Karena itu, perubahan jabatan maupun tempat penugasan hendaknya dipandang sebagai bagian dari perjalanan pengabdian.
Pesan untuk Pejabat Baru
Sementara itu, kepada pejabat baru, yakni Kolonel Inf Galih Bramantyo, S.E., M.Si., beserta istri serta Kolonel Inf Rommi Sakti Alamsyah, S.I.P., beserta istri, Pangdam III/Siliwangi menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas di lingkungan Kodam III/Siliwangi.
Pangdam berpesan agar pejabat baru segera memahami karakteristik wilayah dan satuan yang dipimpinnya. Pemahaman terhadap kondisi wilayah dinilai penting untuk mendukung pelaksanaan tugas sekaligus membangun komunikasi yang efektif dengan berbagai unsur.
“Segera pahami karakteristik wilayah dan satuan, bangun komunikasi yang baik dengan seluruh unsur, serta lanjutkan berbagai hal positif yang telah dirintis oleh pejabat sebelumnya. Kedepankan keteladanan, kebersamaan, disiplin, dan kepedulian terhadap anggota, sehingga tercipta suasana kerja yang sehat dan solid,” tulis Pangdam dalam sambutannya.
Pesan tersebut sekaligus menegaskan pentingnya kesinambungan kepemimpinan dalam setiap proses pergantian jabatan. Pejabat baru diharapkan tidak hanya melanjutkan program dan kebijakan positif yang telah berjalan, tetapi juga mampu melakukan penyesuaian sesuai karakteristik wilayah, satuan, serta perkembangan tantangan tugas.
Kepemimpinan yang mengedepankan keteladanan, kebersamaan, disiplin, dan kepedulian terhadap anggota dinilai menjadi bagian penting dalam membangun satuan yang solid serta menciptakan suasana kerja yang sehat.
Pergantian Jabatan Bagian dari Dinamika Organisasi
Lebih lanjut, Pangdam III/Siliwangi menempatkan pergantian jabatan sebagai bagian dari dinamika organisasi yang harus disikapi dengan semangat pengabdian.
Perubahan jabatan maupun tempat penugasan, kata Pangdam, tidak boleh mengurangi semangat pengabdian, loyalitas, maupun ikatan kekeluargaan yang telah terbentuk di lingkungan keluarga besar Siliwangi.
Momentum serah terima jabatan diharapkan dapat memperkuat kesinambungan kepemimpinan sekaligus meningkatkan kualitas pengabdian. Setiap pejabat yang mendapatkan amanah baru diharapkan mampu melanjutkan berbagai capaian positif yang telah dirintis sebelumnya dan menghadirkan kontribusi sesuai tugas serta tanggung jawab masing-masing.
Pangdam juga mengingatkan agar kebersamaan antarprajurit dan hubungan persaudaraan yang telah terjalin selama berada dalam satu lingkungan pengabdian tetap dipelihara, meskipun para pejabat dan personel nantinya melanjutkan tugas di tempat yang berbeda.
“Jaga hubungan dan persaudaraan yang telah terjalin, karena jabatan dan tempat tugas dapat berubah, tetapi ikatan kekeluargaan sebagai bagian dari keluarga besar Siliwangi harus tetap terpelihara,” demikian pesan penutup Pangdam mengenai pentingnya kesinambungan hubungan antarpersonel.
Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa pergantian kepemimpinan bukan sekadar perubahan jabatan, melainkan bagian dari upaya menjaga kesinambungan pengabdian, memperkuat soliditas satuan, serta memastikan kehadiran TNI tetap memberikan manfaat bagi masyarakat. (**)










