Pemkab Optimis Kejayaan Kopi Sumedang Bangkit Kembali

SUMEDANG, eljabar.com — Kopi Sumedang pernah mencapai puncak kejayaannya pada tahun 1880-an. Salah satu upaya untuk membangkitkan kembali kejayaan Kopi Sumedang yaitu dengan mengikutsertakan komunitas Kopi Sumedang pada event-event bertaraf internasional seperti Coffee Workshop yang akan berlangsung di Jerman.

Untuk itu, Senin (14/10/2019), Wakil Bupati Sumedang H. Erwan Setiawan didampingi komunitas Kopi Sumedang menerima jajaran Dewan Kopi Indonesia di Ruang Kerja Wakil Bupati untuk membicarakan event tersebut.

Ketua Pelaksana dari Dewan Kopi Indonesia Anugrah W Diandra Rauch mengatakan, workshop tersebut sebagai salah satu penunjang kelengkapan dokumen persyaratan ekspor  komoditas dunia termasuk kopi.

“Dari kegiatan ini diharapkan penetrasi pasar ekspor dapat kita capai lebih maksimal lagi,” tuturnya.

Melalui workshop tersebut diharapkan dapat membawa dampak yang cukup sigfinikan bagi kelangsungan petani tanaman kopi dan pelestarian kopi di Indonesia.

“Kegiatan ini dimaksudkan agar petani dan pengusaha kopi di Indonesia mendapatkan informasi terkini tentang perdagangan kopi di Jerman dan Uni Eropa,” ujarnya.

Masih menurut Diandra, workshop dilaksanakan selama 4 hari yaitu pada tanggal 26-29 November 2019.

“Selain menghadirkan para pelaku bisnis importir kopi kelas dunia, panitia juga akan mengajak peserta workshop mengunjungi pabrik mesin roaster kopi terkenal Probat yang menjadi primadona serta standar roasted kopi dj pasaran dunia,” tambah Diandra.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati H. Erwan Setiawan menyambut baik ajakan dari Dewan Kopi Indonesia tersebut.

“Komunitas Kopi Sumedang tentunya mendapat suatu kehormatan karena akan diikutsertakan dalam event ini,” ujarnya.

Menurut Wabup, Pemerintah Kabupaten Sumedang berkomitmen untuk membangkitkan kembali kejayaan Kopi Sumedang salah satunya dengan menetapkan hari Kopi Sumedang dang menggelar Festival Kopi tahunan.

“Perlu kami laporkan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumedang telah menetapkan tanggal 7 Oktober 2019 sebagai Hari Kopi Sumedang. Kami juga sudah menyelenggarakan kegiatan Festival Kopi di  Wisma Gending Gudang Kopi selama 3 hari dari tanggal 7-9 Oktober 2019. Melalui event Workshop Kopi ini, berharap bisa lebih dikenal lagi di kancah internasional,” ungkapnya.

Dikatakan Wabup lebih lanjut, luas tanaman kopi yang ada di Kabupaten Sumedang sekitar 3.200 hektar yang tersebar di beberapa wilayah di Kabupaten Sumedang.

“Meskipun produksi kita masih sedikit, terkait dengan kualitas kopi kita siap berkompetisi dengan negara lain. Kita siap untuk eskpor sehingga kopi Sumedang dapat dikenal oleh negara lain,” pungkasnya.

Selain  Dewan Kopi Indonesia, turut hadir perwakilan dari unsur Komunitas Kopi Sumedang.

Dalam pertemuan tersebut, Wabup didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan H. Amim dan Kepala Diskop, UKM dan Perindag Wowo Sutisna. (Abas)

Advertisement

Categories: Pemerintahan