Pemkab Sumedang Bekerjasama Dengan BJb, OJK Selenggarakan kegiatan “Business Matching Budidaya Sapi” – El Jabar

Pemkab Sumedang Bekerjasama Dengan BJb, OJK Selenggarakan kegiatan “Business Matching Budidaya Sapi”

Sumedang, eljabar. Com — Pemerintah Kabupaten Sumedang bekerja sama dengan Bank bjb, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Jawa Barat menyelenggarakan kegiatan “Business Matching Budidaya Sapi” dalam rangka penguatan ketahanan pangan melalui ketersediaan perternakan yang berkualitas dan berkelanjutan sebagai program peningkatan ekonomi masyarakat.

Business Matching ditandai dengan  penyerahan bantuan berupa KUR (Kredit Usaha Rakyat), DPLK (Dana Pensiun Lembaga Keuangan) dan bibit sapi oleh
Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir kepada para penerima bantuan bertempat di Kantor Peternakan Budidaya Sapi M.Dio Wicaksono Jl. Pamegarsari, Tanjungsari,  Rabu (27/10).

Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Jawa Barat  H. Jafar Ismail, Direktur Komersial dan UMKM Bank bjb Nancy Adistyasar, Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan dan Manajemen Strategis OJK Kantor Regional 2 Jawa Barat Aulia Fadly, Pimpinan Bank bjb Cabang Sumedang Ahmad Juansyah, M. Dio Wicaksonoadi selaku Offtaker Budidaya Sapi Model Kemitrian dan para perternak binaan.

Kepala Dinas ketahanan pangan dan peternakan Jawa Barat  H. Jafar Ismail mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka mempererat tali silaturahmi  dengan mitra binaan dan optimalisasi produksi sapi yang berkesinambungan di Provinsi Jawa Barat.

Dikatakan Jafar, jumlah petani millenial di Kabupaten Sumedang sebanyak 228 orang yang tersebar di beberapa komunitas diantaranya burung puyuh, ayam pedaging, sapi perah, kelinci dan pakan ternak .

“Adapun kegiatan hari ini berupa pemberian Kredit Usaha Rakyat untuk petani milenial sebanyak 142 orang senilai Rp. 44,1 miliar dan pemberian dana pensiun lembaga keuangan 37 orang yang diharapkan dapat peningkatan ekonomi nasional” tuturnya.

Bupati mengapresiasi atas terselenggaranya Business Matching budidaya sapi ternak yang berdampak pada kapasitas produksi sapi di Jawa Barat.

“Tentunya kegiatan ini merupakan kegiatan strategis dalam pemulihan ekonomi daerah karena fungsi negara yaitu mensejahterakan rakyat melalui program dan kebijakan,” ujar Bupati.

Bupati berharap, para petani bisa mendapatkan berbagai bantuan untuk mengembangkan usahanya.

“Melalui akses modal sebesar Rp. 44 miliar diharapkan menjadi solusi dalam pemulihan ekonomi daerah serta mampu meningkatkan kapasitas produksi daging sapi sehingga mampu memenuhi permintaan daguig sapi di Sumedang maupun di Jawa Barat,” ungkapnya .

Terakhir Bupati berharap melalui program kemitraan tersebut diharapkan terdapat jaminan berkelanjutan usaha para ternak binaan dalam permodalan sehingga produksi.

“Diharapkan para peternak binaan mampu memanfaatkan bantuan tersebut sebijak mungkin sehingga dapat memulihkan perekonomian di daerah paska pandemi Covid 19,” ujarnya.

Pimpinan Bank bjb Cabang Sumedang
Ahmad Juansyah mengatakan, Bank bjb sebagai penggerak laju perekonomian berupaya menjalankan roda perekonomian di daerah salah satunya dengan kegiatan Business Matching Sapi.

“Bank bjb akan terus berkomitmen untuk membangun dan mensupport berbagai program pemerintah, khususnya dalam Peningkatan Ekonomi Nasional,” pungkasnya.(abas)

Categories: Regional