Percepatan Konektivitas Jawa-Madura, Dermaga Gerak MB II Pelabuhan Jangkar Diresmikan

SITUBONDO,, eljabar.com – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa beserta kepala dinas perhubungan Jatim, Dr Nyono ST MT meresmikan dermaga gerak (movable bridge/ MB II) di Pelabuhan Jangkar Situbondo, Jawa Timur, Minggu, (19/12/2021).
Dermaga gerak yang merupakan jembatan yang dapat bergerak mengikuti pasang surut air laut, agar kendaraan dapat berpindah tempat dari kapal ke dermaga dan sebaliknya,pelabuhan jangkar ini terletak di kecamatan Asembagus, 35 km arah timur kota Situbondo
“Dermaga movable bridge II yang baru diresmikan di Pelabuhan Jangkar ini merupakan bagian dari percepatan koneksitas di antara pulau-pulau di Madura, seperti Pulau Sepudi, Pulau Raas dan Kangean serta Kalianget,” kata Khofifah.
Dengan pengembangan dermaga gerak di Pelabuhan Jangkar Situbondo, lanjut dia, diharapkan akan berdampak besar pada perkembangan konektivitas antara Jawa dan kepulauan di Madura.
“Semoga dengan hadirnya movable bridge II di Pelabuhan Jangkar ini bisa memberikan manfaat yang besar bagi kita semua,” tuturnya.
Dengan adanya dermaga movable bridge II,Salah satu capaian perbaikan kondisi sektor transportasi Jawa Timur tersebut dapat dilihat dari pertumbuhan komulatif PDRB sektor transportasi yang sudah dua triwulan menunjukan angka positif.
Selain itu, bukti nyata bahwa sektor transportasi Jawa Timur masih terus bertumbuh di tengah pandemi adalah beberapa keberhasilan pencapaian di bidang perhubungan yang dipercaya memberikan sumbangan bagi peningkatan konektivitas maupun aksesibilitas Provinsi Jawa Timur. Hal itu dikungkap Nyono St MT saat membuka acara Rapat Kerja Bidang Perhubungan di Malang 23 November 2021 lalu.
Sementara itu, Bupati Situbondo Karna Suswandi menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Khofifah Indar Parawansa karena terus memberikan dukungan untuk Kabupaten Situbondo.
“Terima kasih Ibu Gubernur, ini sungguh luar biasa. Kami akan menyelesaikan hal-hal yang belum terpenuhi, seperti pelebaran akses menuju Pelabuhan Jangkar. Harapan kami ke depan pelabuhan penyeberangan ini mampu menjadi penyangga Provinsi Jatim,” kata Bung Karna, sapaan bupati.
Pelabuhan Jangkar sendiri merupakan pelabuhan yang strategis dan memiliki berbagai potensi untuk dikembangkan sebagai pelabuhan regional bahkan nasional yang mampu menjangkau kepulauan Madura, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan bahkan Nusa Tenggara Timur.
Kedalaman perairan di pelabuhan ini cukup dalam serta memiliki lokasi strategis dan aman terhadap gelombang.
Ada tiga kapal feri yang melayani dari Pelabuhan Jangkar menuju kepulauan di Madura, yakni KMP Munggiyango Hulalo melayani Rute dari Pelabuhan Jangkar ke Pulau Kangean-Kalianget, dan KMP Satya Kencana dan KMP Dharma Kartika melayani dari Pelabuhan Jangkar ke Pulau Sapudi-Kalianget dan Pulau Raas-Kalianget (*andi/jtmnws)







