Poktan Sada Geulis Desa Banjarsari Bakal Jadi Sentra Pengembangan Gula Semut Aren – El Jabar

Poktan Sada Geulis Desa Banjarsari Bakal Jadi Sentra Pengembangan Gula Semut Aren

Sumedang,eljabar.com — Kelompok Tani (Poktan) Dusun Ciwalur Desa Banjarsari Kecamatan Jatinunggal bakal dijadikan sentra pengembangan Gula Semut Aren di Kabupaten Sumedang.

Hal itu dikemukakan Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir, saat meninjau Unit Pengolahan Hasil (UPH) Gula Aren milik Kelompok Tani (Poktan) Sadageulis di Dusun Ciwalur Desa Banjarsari Jatinunggal, Rabu, (12/1/2022).

“Insya Allah Desa Banjarsari ini akan menjadi sentra pengembangan Gula Aren. Siapa saja yang ingin belanja Gula Aren bisa datang ke desa banjarsari,” ujarnya.

Bupati Dony mengatakan, dari dulu Desa Banjarsari terkenal dengan potensi gula aren. Karena itu, seiring dengan tingginya produksi gula aren di Banjarsari, Pemda Sumedang akan mengembangkan olahan gula aren menjadi gula semut.

Untuk memuluskan rencana tersebut, kata Bupati, Pemda Sumedang telah memberikan bantuan berupa 1 Unit Pengolahan Hasil Gula Aren kepada Poktan Sada Geulis.

“Sekarang gula arennya bisa diolah ditempat ini, ada pengolahannya, ada oven termasuk sealer untuk packing. Insya Allah, Gula aren ini pasarnya sudah sangat banyak mulai dari supermarket dan hotel hotel,” ungkapnya.

Dikatakannya, tempat dan alat yang diberikan tersebut harus difungsikan dengan baik. Tak hanya itu, packing dan branding juga harus bagus agar bisa memberi nilai tambah bagi para pengrajin sehingga mereka akan semakin sejahtera.

“Bahan baku tidak susah tinggal akses pasannya nanti dibantu. Kekurangannya nanti koordinasikan dengan Diskoperindag. Saya ingin ini terus berjalan termasuk untuk showroomnya, 31 Januari harus beres,” tuturnya.

Sekretaris Kelompok Tani dan Kelompok Pengrajin Gula Sada Geulis Ateng Koswara merasa sangat bersyukur dan berterimakasih atas perhatian yang diberikan Pemda Sumedang dalam memfasilitasi Poktan Sada Geulis.

Dirinya mengatakan, saat ini produksi gula aren per hari sekitar satu kuintal. Tetapi jika diolah menjadi gula semut aren maka dapat meningkatkan taraf hidup dan penghasilan para petani di Bamjarsari.

“Pasar sudah menunggu, gedung sudah memadai tinggal beberapa alat masih kurang. Insya Allah kalau sudah lengkap dalam waktu tidak terlalu lama bisa tuntas dan dapat beroperasi sehingga sasaran peningkatan pendapatan bisa ditingkatkan,” pungkasnya.(abas)

Categories: Regional