PPDB SMP Sistem Daring, Awas Oknum Pejabat Disdik Bermain Lagi?

BANDUNG, eljabar.com – Tidak lama lagi Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) dan swasta di Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2020/2021 sistem daring dan zonasi patut diawasi ormas dan media serta oleh masyarakat.

Pasalnya jangan sampai terjadi seperti PPDB SMP tahun lalu, ada oknum pejabat Dinas Pendidikan Kab. Bandung diduga berbuat curang alias nitip siswa melalui “jalan belakang” hingga puluhan orang. Tak pelak jadi buah bibir dikalangan kepala SMPN.

Salah seorang Kepala SMPN beberapa waktu lalu mengungkapkan, “Tahun lalu saat bursa PPDB di SMP terkuak ada oknum pejabat teras Disdik Kab. Bandung diduga menitipkan siswa ke salah satu SMPN yang dekat dengan rumahnya hinga 40 orang,” ungkapnya.

“Sedangkan kepala SMPN yang menerima titipan tidak bisa berbuat apa-apa, karena diduga okbum pejabat tersebut ditakuti, baik oleh kadisdik apalagi kepala SMP,” ungkapnya lagi.

Salah seorang pengawas SD di Kab. Bandung mengatakan, “Dari empat jalur PPDB SMP, ada tiga yang rawan dimanfaatkan oknum, yakni jalur afirmasi, prestasi dan pemindahan orang tua. Namun demikian saya berharap PPDB SMP melalui daring bisa meminimalisir terjadinya kongkalingkong titipan calon siswa oleh oknum pejabat,” katanya kepada eljabar.com, Kamis (28/05/2020). A56

Categories: Pendidikan