Nasional

PPK 3.1 Jawa Timur Gerak Cepat, Perbaikan Jalan Ambles Pantura Madura Mulai Dilaksanakan Besok

PAMEKASAN, eljabar.com – Penanganan jalan ambles di pantura poros Pamekasan segera dimulai. Awal pengerjaan perbaikan dilaksanakan mulai besok, Selasa 27 Desember 2022. Gerak cepat penanganan kerusakan jalan tersebut ditunjukkan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.1 Provinsi Jawa Timur, Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah 3 Provinsi Jawa Timur.

“Besok akan kami laksanakan perbaikan,” kata Chandra Hervin Subandriyo, dalam keterangan tertulis yang disampaikan kepada eljabar.com melalui aplikasi pesan pada Selasa, 27 Desember 2022, pukul 01.25 WIB.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.1 Provinsi Jawa Timur, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur – Bali, Chandra Hervin Subandriyo menjelaskan, peningkatan cuaca ekstrim di perairan menyebabkan peningkatan tinggi ombak sehingga menerjang jalan.

Akibat tidak kuat menahan terjangan ombak akhirnya jalan tersebut ambles.
“Jalan ambles akibat diterjang ombak tinggi saat cuaca ekstrim,” ujar Chandra, melalui pesan tertulis kepada eljabar.com pada Senin, 26 Desember 2022.

Lebih lanjut, Chandra mengatakan tim penanganan dan peralatan yang dibutuhkan sudah selesai melakukan persiapan. Penanganan jalan yang ambles akan dilaksanakan mulai besok Selasa 27 Desember 2022.

“Penanganan segera dilaksanakan mulai besok,” kata Chandra melalui keterangan tertulis kepada eljabar.com pada Selasa, 27 Desember 2022, pukul 01.25 WIB.
Sementara rekaman video yang dikirim Chandra kepada eljabar.com menunjukkan, ombak tinggi sedang menerjang tembok penahan pantai yang berada di sisi utara jalan.

Kuatnya terjangan ombak tinggi saat peningkatan cuaca ekstrim di perairan, terjangan ombak tinggi itu melimpas hingga ke konstruksi jalan.

Sementara Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BKMG) Kelas I Juanda, Kabupaten Sidoarjo memprakirakan cuaca ekstrim masih berpotensi terjadi Jawa Timur dalam sepekan mendatang, terhitung mulai 22 – 28 Desember 2022.

Kepala Stasiun BMKG Kelas I Juanda, Taufiq Hermawan menjelaskan pada saat ini Jawa Timur berada pada puncak musim hujan. Dinamika atmosfer di wilayah Jawa Timur masih cukup signifikan. Kondisi ini berpotensi mengakibatkan peningkatan cuaca ekstrim di beberapa wilayah dalam sepekan mendatang.

Taufiq mengatakan, beberapa wilayah yang patut diwaspadai memiliki potensi cuaca ekstrim untuk periode 22-26 Desember 2022, antara lain Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Lamongan, Tuban, Bojonegoro, Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, Situbondo dan Banyuwangi.

“Empat kabupaten di Madura mulai Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep juga termasuk yang berpotensi terjadi peningkatan cuaca ekstrim,” katanya.

Sebelum mengakhiri penjelasannya Taufiq mengingatkan, masyarakat daerah pesisir agar mewaspadai fenomena pasang maksimum air laut akibat pasang purnama juga perlu diwaspadai. Fenomena ini berpotensi banjir rob pada periode 22-26 Desember 2022.

“Kami perkirakan ketinggiannya bisa mencapai 130 sampai 160 centimeter, jadi masyarakat kami imbau selalu waspada terhadap dampak bencana,” pungkasnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan Amin Jabir membenarkan jalan ambles tersebut terjadi di daerah pantura Pamekasan.

Pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan dan pengamanan di lokasi jalan ambles.

Jalan pantura poros Pamekasan, Madura tersebut ambles setelah sebuah truk besar dengan muatan besi melintas di jalan tersebut pada Senin, 26 Desember 2022, pukul 05.11 WIB.

Ketika melintas, kendaraan angkutan barang itu bergerak di atas bahu jalan yang rentan ambles karena terjangan ombak tinggi dalam beberapa hari terakhir. Kecepatan yang rendah dari truk angkutan barang serta terjangan ombak tinggi mengakibatkan kapasitas jalan menurun sehingga ambles. (*wm/red)

Show More
Back to top button