Politik

Ribuan Mahasiswa Jabar, Tolak Pengesahan RUU KPK

Fraksi Gerindra DPRD Jabar, Dukung Sikap DPP

BANDUNG, elJabar.com – Arus gelombang penolakan terhadap pengesahan RUU KPK, RUU KUHP dan sejumlah RUU lainnya yang dianggap merugikan masyarakat, terus berlanjut.

Ribuan mahasiswa Indonesia melakukan aksi unjuk rasa penolakan terhadap sejumlah RUU yang dianggap tidak berpihak kepada masyarakat. Demo dilakukan disejumlah kota-kota besar dan depan gedung DPR/MPR RI pun terus berlanjut hingga saat ini.

Sejak hari kemarin hingga saat ini, aksi mahasiswa dari 25 perguruan tinggi di Jawa Barat masih terus melakukan demo di depan Gedung DPRD Jawa Barat, menuntut pemerintah dan DPR untuk membatalkan RUU yang dinilai tidak berpihak kepada masyarakat, diantaranya UU KPK yang sudah disyahkan oleh DPR RI.

Fraksi Partai Gerindra DPRD Jawa Barat, senafas dengan sikap politik Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra sebagaimana yang diperjuangkan melalui Fraksi Gerindra DPR RI, menolak pengesahan RUU KPK. Namun Fraksi Gerindra dan Fraksi PKS yang menolak RUU KPK di DPR RI, kalah suara dalam pengambilan putusan tersebut.

Fraksi Gerindra DPRD Jawa Barat masih konsisten dengan sikap DPP Partai Gerindra, serta mendukung tuntutan masyarakat Jawa Barat yang menolak pengesahan revisi RUU KPK.

“Ya, kita senafas, satu frekwensi. Di pusat kita nolak. Mekanisme demokrasi kan, jalan. Keputusan adalah voting suara terbanyak. Ya, Gerindra kalah,” ujar Ricky Kurniawan, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jabar, kepada elJabar.com, Selasa (24/9/2019).

Hal senada disampaikan juga oleh salah seorang anggota Fraksi Gerindra DPRD Jabar lainnya, Daddy Rohanadi. Menurut Daddy, Komunikasi Fraksi Gerindra di daerah terus berhubungan dengan yang ada di pusat, melalui Ketua Fraksi. Dan Fraksi Gerindra DPRD Jabar, tentunya sejalan dengan sikap DPP, menolak pengesahan revisi RUU KPK.

“Kita tentunya sama dengan DPP. Menolak RUU itu. Untuk komunikasi ke pusat, ada Ketua Fraksi,” ujar Daddy.

Sementara sampai berita ini diturunkan, demo ribuan mahasiswa masih terus berlangsung depan Gedung DPRD Jawa Barat. (MI)

Show More
Back to top button