Selama PSBB, Warga Sumedang Dihimbau tidak Menyebarkan Berita Hoax - El Jabar

Selama PSBB, Warga Sumedang Dihimbau tidak Menyebarkan Berita Hoax

SUMEDANG, eljabar.com — Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang pada kesempatan kali ini diwakili oleh Dr. Iwa Kuswaeri, Kadiskipas Kabupaten Sumedang dalam siaran persnya menyampaikan, situasi dan kondisi terkait penyebaran Covid-19 pada Selasa, 21 April 2020 sampai dengan Pukul 16.00 WIB di Kabupaten Sumedang masih perlu diwaspadai.

Adapun perkembangan lengkapnya adalah sebagai berikut : Positif COVID-19 berdasarkan Polymerase Chain Reaction (SWAB) : 4 orang; PDP : 12 orang dari total 43 PDP yang 31 diantaranya telah pulang/selesai/sembuh; ODP : 90 orang dari total 825 ODP dimana 735 orang diantaranya telah selesai menjalani masa pemantauan; ODR : 6.603 orang; OTG : 36 orang.

PDP yaitu orang yang dirawat dengan memiliki riwayat perjalanan dari wilayah yang terkonfirmasi terjangkit Covid-19 dan memiliki gejala demam, ISPA serta pneumonia maupun yang tidak bergejala. ODP yaitu orang yang memiliki riwayat perjalanan dari wilayah yang terkonfirmasi terjangkit Covid-19 dan memiliki gejala demam atau ISPA tanpa pneumonia. ODR yaitu orang yang memiliki riwayat perjalanan dari wilayah yang terkonfirmasi terjangkit Covid-19, tetapi tidak memiliki gejala apapun. OTG yaitu orang yang tidak memiliki gejala, tetapi pernah kontak erat dengan orang yang positif Covid-19. 2.

ODR yang sebelumnya beristilah ODP Berisiko atas konsolidasi data para pemudik yang dikoordinasikan oleh aparatur wilayah (Camat dan Kepala Desa/Lurah), dibanding hasil kemarin, saat ini berdasarkan data hingga Pukul 15.00 WIB jumlah ODR mengalami sedikit kenaikan yaitu sebanyak 167 orang.

Hasil Rapid Test yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan sampai dengan tanggal 21 April 2020 adalah sebagai berikut : a. Selesai Rapid Test : 1.618 orang; b. Selesai Rapid Tes ulang : 85 orang. Jumlah total yang diduga terjangkit Covid-19 berdasarkan hasil Rapid Test masih berjumlah 8 orang.

Dalam upaya mencegah meluasnya penyebaran Covid-19, Bupati Sumedang telah menetapkan Surat Keputusan Bupati Sumedang Tanggal 19 April 2020 dengan Nomor : 443/KEP.197-HUK/2020 tentang Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar di Daerah Kabupaten Sumedang yang akan dilaksanakan selama 14 hari yang dimulai besok tanggal 22 April 2020 mulai Pukul 00.00 WIB sampai dengan 5 Mei 2020.

Selanjutanya, pada tanggal yang sama yaitu tanggal 19 April 2020 telah diterbitkan pula Peraturan Bupati Nomor 30 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019.

Terbitnya Peraturan Bupati Sumedang dimaksud, bertujuan untuk : a. Membatasi kegiatan tertentu dan pergerakan orang dan/atau barang menekan penyebaran Covid-19; b. Meningkatkan antisipasi perkembangan eskalasi penyebaran Covid-19; c. Memperkuat upaya penanganan kesehatan akibat Covid-19; dan d. Menangani dampak sosial dan ekonomi dari penyebaran Covid-19.

Selama pemberlakuan PSBB di Kabupaten Sumedang, dilaksanakan pembentukan dan/atau optimalisasi Satuan Tugas Desa/Kelurahan Siaga Covid-19 (Relawan Desa/Kelurahan Lawan Covid-19) serta Satuan Tugas Rukun Warga dan Rukun Tetangga Siaga Covid-19 di Daerah Kabupaten.

Selama pemberlakuan PSBB di Kabupaten Sumedang, setiap orang wajib : a. Melaksanakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat; b. Menggunakan masker di luar rumah; c. Melaporkan tamu yang datang berkunjung dalam jangka waktu 1×24 jam kepada Satuan Tugas Desa/Kelurahan Siaga Covid-19; dan d. Lapor diri apabila akan keluar meninggalkan rumah untuk keperluan mendesak dalam waktu 1×24 jam kepada petugas Satuan Tugas Rukun Tetangga Siaga Covid-19.

Selama pemberlakuan PSBB, setiap orang dilarang menyebarkan berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan (berita hoax); Pembatasan aktivitas luar rumah dalam pelaksanaan PSBB meliputi ; a. Pelaksanaan pembelajaran di Sekolah dan/atau institusi pendidikan lainnya; b. Aktivitas bekerja di tempat kerja; c. Kegiatan keagamaan di rumah ibadah; d. Kegiatan di tempat atau fasilitas umum; e. Kegiatan social dan budaya; dan f. Pergerakan orang dan barang menggunakan moda transportasi. (Abas)

Categories: Pemerintahan