Setahun Berjalan, Program Angkot Pintar Bandung Dinilai Berhasil

BANDUNG, eljabar.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan program angkot pintar menunjukkan hasil yang positif setelah berjalan selama satu tahun. Dari hasil evaluasi, operasional layanan dinilai telah berjalan dengan baik, meski pengadaan armada listrik masih menjadi tantangan utama karena membutuhkan biaya yang jauh lebih besar dibandingkan angkot konvensional.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan harga angkot listrik saat ini mencapai hampir dua kali lipat dibandingkan kendaraan angkutan kota berbahan bakar konvensional. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah dalam upaya memperluas implementasi transportasi publik ramah lingkungan di Kota Bandung.
“Hasil evaluasi menunjukkan secara operasional angkot pintar sudah sangat baik. Tetapi tantangannya ada pada biaya pengadaan. Harga angkot listrik bisa mencapai dua kali lipat dibandingkan angkot konvensional,” ujar Farhan di Pendopo Kota Bandung, Senin (29/06/2026).
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemkot Bandung bersama Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, Dinas Perhubungan Kota Bandung, dan Kementerian Perhubungan tengah menyusun skema pembiayaan agar pengadaan armada dapat dilakukan secara berkelanjutan. Nantinya, armada angkot pintar akan dioperasikan oleh koperasi angkutan kota seperti Kobutri, Kopamas, dan Kobanter sebagai operator transportasi publik di Kota Bandung.
Selain itu, Pemkot Bandung juga terus mengkaji rencana konvergensi atau konsolidasi kepemilikan angkot. Menurut Farhan, penyatuan sejumlah pemilik kendaraan ke dalam satu entitas usaha memerlukan perhitungan matang karena melibatkan banyak pihak dengan kepentingan yang berbeda.
Farhan menegaskan, keberhasilan pengembangan angkot pintar tidak terlepas dari dukungan subsidi yang berkelanjutan. Ia berharap Pemerintah Kota Bandung, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Pemerintah Pusat dapat berbagi peran dalam pembiayaan sehingga sistem transportasi publik modern tetap layak secara ekonomi bagi para operator sekaligus mampu memberikan layanan yang lebih baik kepada masyarakat. *red







