Tengah Asik Makan, Seorang Guru di Satui Ditusuk OTK Hingga Tewas – El Jabar

Tengah Asik Makan, Seorang Guru di Satui Ditusuk OTK Hingga Tewas

TANAH BUMBU, eljabar.com — Nasib tragis dialami Sugeng Riatin (60), seorang guru warga Desa Sinar Bulan Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu harus kehilangan nyawanya akibat ditusuk orang tak dikenal (OTK).

Kejadian pembunuhan tersebut berawal, Jumat (14/01/2022) sekita pukul 19.00 Wita, ketika korban, Sugeng bersama temannya ST tengah makan di lantai 2 rumah makan WS Jl. Provinsi Kalsel Km. 163 di Desa Sungai Cuka Kec. Satui Kab. Tanah Bumbu, Sugeng ditusuk dari belakang oleh OTK hingga tewas.

Kapolres Tanah Bumbu AKBP. Tri Hambodo, S.I.K. ketika diminta keterangan terkait hal diatas melalui Kasi Humas, AKP. H. I.  Rasa, mengatakan, sesuai laporan awal, informasi, serta laporan dari masyarakat telah terjadi tindak pidana pembunuhan disalah satu rumah makan sebut saja  (WS), pihak aparat Kepolisian Polres Tanah Bumbu melalui Polsek Satui langsung bergegas terjun di tempat kejadian perkara.

“Disitu aparat kepolisian langsung membawa korban ke Rumah Sakit juga mengamankan saksi, pada saat kejadian pembunuhan berada di tempat, untuk dimintai keterangan, serta olah tempat kejadian perkara,” katanya.

Selanjut aparat kepolisian mencari info kronologis kejadian pembunuhan, berawal korban Sugeng, bersama  ST seorang perempuan yang beralamat di Desa Sungai Danau Kec. Satui sedang makan bersama disalah satu rumah makan (WS) di Satui.

“Tiba-tiba, Sugeng didatangi oleh salah seorang yang tidak dikenal, disitu tanpa basa basi korban  langsung dihujani tusuk dengan senjata tajam  dari belakang sebanyak tiga kali, yang berakibat korban luka-luka mengangah dengan tusukan pertama selebar 6 cm, kedua 2,5 cm serta ketiga sebesar 3 cm,” jelasnya.

Saat ini aparat Kepolisian Polres Tanah Bumbu terus melakukan penyelidikan, pendalaman apa masalahnya motif pembunuhan tersebut dilakukan oleh OTK itu.

“Namun aparat Kepolisian Tanah Bumbu akan terus mengejar, memburu tersangka pembunuhan sampai tertangkap, nama tersangka sudah dikantongi oleh aparat Kepolisian, ingin tahu  duduk permasalahan sampai tega melakukan pembunuhan,” tandasnya. (DN)

Categories: Hukum