Tiga Tahun Terakhir, Minat Warga Sumenep Membuat KIA Minim - El Jabar

Tiga Tahun Terakhir, Minat Warga Sumenep Membuat KIA Minim

SUMENEP, eljabar.com – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Sumenep, Madura, Jawa Timur akui selama tiga tahun terakhir untuk minat masyarakat membuat Kartu Identitas Anak (KIA) sangat minim.

Menurut data Dispendukcapil Sumenep, pada tahun 2019 lalu hanya ada sekitar 8 persen masyarakat membuat KIA. Dilanjutkan tahun 2020 sekitar 20 persen, dan tahun 2021 sekitar hanya 25 persen.

“Meskipun tidak sampai 100 persen, tapi responsnya ya lumayan bagus. Tahun ini hanya bertambah 5 persen, ada kenaikan,” kata Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dispendukcapil Sumenep, Wahasa, Selasa (06/04/2021).

Pihaknya menyampaikan, untuk membantu kesadaran masyarakat itu, Dispendukcapil Sumenep mengupayakan berbagai cara. Salah satunya bekerjasama dengan sekolah-sekolah.

“Jadi sekolah itu mengajukan secara kolektif murid-muridnya. Ini sebagai bentuk mempercepat,” tambahnya.

Selain itu, kata dia Dispendukcapil Sumenep akan melakukan pelayanan terintergrasi. Dia menjelaskan, saat ada warga yang hendak mengurus akte lahir anak, secara otomatis akan dicetakkan KIA. Diketahui, KIA sendiri berlaku hingga anak berumur 17 tahun kurang sehari.

“Jadi bisa dikatakan tri in one. Dapat KK, KTP, dan KIA. Itu sekali pengajuan, bisa langsung kita buatkan sekaligus. Ada juga yang hanya two in one, hanya ngurus KTP dan KK saja,” kata Wahasa.

Menurutnya,  KIA merupakan sebuah kartu identitas yang diperuntukkan bagi anak di bawah umur 17 tahun sebelum memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP). Menurut Wahasah, meski respon masyarakat Sumenep kurang minat membuat KIA, namun hal itu tetap menjadi atensi.

“Ya kalau respon asli masyarakat sepertinya kurang minat, paling karena KIA bukan menjadi persyaratan seperti kartu keluarga (KK) dan KTP, makanya kurang diminati,” tutupnya.  (ury)

Categories: Regional