Tim Surveyor Akreditasi Kemenkes RI Sidak 3 Puskesmas di Sumedang

SUMEDANG, eljabar.com — Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir didampingi Kepala Dinas Kesehatan beserta jajaran menerima kedatangan Tim Surveyor Komisi Akreditasi Kementerian Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Kesehatan RI, di Gedung Negara, Rabu (23/10/2019) malam.

Kedatangan tim yang dipimpin oleh Susilo Budi Santoso tersebut dalam rangka survei akreditasi sejumlah Puskesmas di Kabupaten Sumedang. Selama tiga hari kedepan, mulai tanggal 24 hingga 26 oktober,  9 orang surveyor akan berkunjung ke tiga tempat yaitu Puskesmas Situraja, Puskesmas Cimalaka dan Puskesmas Ujungjaya.

Akreditasi Puskesmas sendiri merupakan pengakuan terhadap hasil dari proses penilaian eksternal oleh Komisioner Akreditasi terhadap Puskesmas bersangkutan. Status akreditasi dipengaruhi ketersediaan dan kelengkapan perbekalan kesehatan, sarana dan prasarana yang mendukung pelayanan kesehatan di puskesmas.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang Dadang Sulaiman mengatakan bahwa akreditasi puskesmas merupakan amanat peraturan menteri kesehatan nomor 46 tahun 2015 dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan puskesmas dan Permenkes nomor 11 tahun 2017 dalam rangka meningkatkan keselamatan pasien.

Berdasarkan hasil survei yang  telah dilakukan sebelumnya, kata Dadang, beberapa puskesmas yang ada di Kabupaten Sumedang sudah banyak yang terakreditasi. Adapun rinciannya,  1 strata utama, 17 strata madya dan 13 diantaranya strata dasar.

“Alhamdulillah, Kabupaten Sumedang adalah kabupaten pertama yang memberanikan diri  terakreditasi, saya sangat menginginkan semua puskemas di Kabupaten Sumedang memiliki kualitas yang baik sesuai dengan standar dan Insya Allah dengan sendirinya kepuasan terhadap pelayanan terhadap kami dapat meningkat,” ungkapnya.

Ketua Tim Surveyor Akreditasi  Susilo Budi Santoso menyampaikan, bahwa apa yang disampaikan kepala Dinas merupakan suatu keinginan yang luhur dalam meningkatkan pelayanan yang bermutu. Menurutnya, pelayanan bermutu menjadi tuntutan, bukan hanya dari kementerian kesehatan tetapi menjadi tuntutan wajib dari masyarakat.

“Kami sebagai perwakilan dari komisi akreditasi diberikan tugas untuk memberikan pembinaan. karena pelayanan yang bermutu sudah menjadi tuntutan oleh karena itu hukumnnya wajib, apalagi ditambah dengan adanya undang undang jaminan sosial nasional. Peningkatan mutu masuk dalam RPJMN yang kedua, jadi mau tidak mau harus dilaksanakan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan yang akan dilaksanakan. Ia menyebutkan, kehadiran tim Surveyor menjadi sebuah motivasi bagi pemerintah daerah khususnya bagi dinkes dan puskesmas dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

“Berkaitan dengan survey akreditasi ini, kami mohon arahannya, bimbingan dan bantuan dari tim surveyor untuk puskesmas kami, sehingga kedepan bisa betul-betul memberikan peningkatan mutu dan keselamatan pasien karena hasil akhir tidak hanya bersifat adminsitrasi tetapi secara substantif masyarakat mendapatkan jaminan peningkatan mutu pelayanan kesehatan,” kata Bupati saat menerima Tim Surveyor.

Lebih Lanjut  Bupati mengatakan, melalui kegiatan tersebut, selain meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, lebih jauh ia mengharapkan bisa meningkatkan indeks derajat kesehatan masyarakat  dengan memperbesar upaya preventif, kuratif dan rehabilitatif.

“Harapan kami puskesmas menjadi gerda paling depan dalam melakukan upaya preventif, kuratif dan rehabilitatif. Untuk itu, saya menekankan upaya tersebut diperbesar lagi dengan berbagai programnya sehingga tercapai indek kesehatan di kabupaten Sumedang,” pungkasnya. (Abas)

Advertisement

Categories: Pemerintahan