UP DATE COVID-19 SUMEDANG: 24 Orang Terkonfirmasi Baru, 10 Pasien Positif Dinyatakan Sembuh - El Jabar

UP DATE COVID-19 SUMEDANG: 24 Orang Terkonfirmasi Baru, 10 Pasien Positif Dinyatakan Sembuh

SUMEDANG, eljabar.com — Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Sumedang kembali melaporkan perkembangan pencegahan penyebaran COVID-19 di Kabupaten Sumedang pada Rabu, 23 Desember 2020 yang masih perlu lebih diwaspadai.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Iwa Kuswaeri yang juga Kepala Diskipas Kabupaten Sumedang menyebutkan, Kasus Konfirmasi; Dirawat/diisolasi sebanyak 115 orang dengan rincian: 24 dirawat (20 di RSUD, 4 di Fasyankes luar Sumedang), 91 isolasi mandiri, Sembuh /Selesai Isolasi : 695 orang, Meninggal : 31 orang, Jumlah : 841 orang.

Hari ini ada 24 orang penambahan terkonfirmasi positif baru yaitu 2 orang asal Kecamatan Darmaraja, 9 orang Cimalaka, 1 orang Tanjungsari, 1 orang Ganeas, 1 orang Jatinangor, 1 orang Buahdua, 6 orang Cimanggung, 1 orang Paseh dan 2 orang Kecamatan Sumedang Utara.

Hari ini ada 10 orang yang terkonfirmasi sembuh/selesai masa isolasi mandiri yaitu 1 orang dari Kecamatan Surian, 1 orang Jatinangor, 5 orang Cimalaka, 1 orang Sumedang Selatan, 1 orang Cimanggung dan 1 orang Kecamatan Conggeang.

Kasus Suspek; Dirawat/diisolasi : 15 orang, Selesai perawatan : 1.290 orang, Probable : 18 orang, Jumlah : 1.323 orang.

Pengujian Rapid Test yang telah dilaksanakan; Dinkes : 4.209 orang, RSUD : 4.357 orang, Jumlah : 8.566 orang.

Pengujian Rapid Test Ulang; Dinkes : 109 orang, RSUD : 162 orang, Jumlah : 271 orang, Jumlah Total Rapid Test : 8.837 orang.

Perlu diketahui dan dipahami bersama, bahwa hasil Rapid Test Reaktif belum tentu positif terpapar Covid-19, untuk membuktikannya harus dilanjutkan dengan uji Polymerase Chain Reaction (PCR)/SWAB.

Pasien yang meninggal dengan status Reaktif Rapid Test, walaupun belum tentu positif Covid-19 namun pemulasaraannya dilaksanakan menggunakan standar protokol pemulasaraan pasien Covid-19 dengan tujuan untuk melindungi masyarakat terpapar Covid-19 bila ternyata jenazah yang bersangkutan ternyata positif Covid-19.

UP DATE COVID 19 SUMEDANG 24 Orang Terkonfirmasi Baru 10 Pasien Positif Dinyatakan Sembuh 2Total spesimen PCR/SWAB oleh Dinkes : 7.502 orang dan RSUD : 1.489 orang. Jumlah Keseluruhan : 8.991 orang.

Pelaksanaan PCR/SWAB ulang sebanyak 111 spesimen, jumlah SWAB/PCR Kawasan Industri 3.021 spesimen, sehingga jumlah total spesimenPCR/SWAB sebanyak 12.123 spesimen.

Hari ini ada penambahan PCR: 262 spesimen

Pelaku Perjalanan; Dalam pemantauan : 151 orang, Selesai Pemantauan : 27.908 orang, Total Pelaku Perjalanan : 28.059 orang.

Kontak Erat; Dalam Pemantauan : 337 orang, Selesai : 2.131 orang, Total Kontak Erat : 2.468 orang.

Pada Tanggal 8 Desember 2020 Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang telah mengeluarkan Perbup No. 128 Tahun 2020 tentang Pengenaan Sanksi Administratif terhadap Pelanggaran Terib Kesehatan dalam Pelaksnaan Adaptasi Kebiasaan Baru dalam Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 sebagai pengganti Perbup No. 74 Tahun 2020.

Berdasarkan Peraturan Bupati tersebut, Jenis Pelanggaran Orang Perorangan meliputi:

  1. Tidak mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau pencuci tangan berbasis alkohol
  2. Tidak melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat
  3. Tidak menggunakan Masker secara benar di ruang publik;
  4. Tidak menjaga jarak secara fisik antarorang minimal 1 (satu) meter ketika berada di ruang publik
  5. Pengemudi dan/atau penumpang kendaraan pribadi atau dinas yang tidak menggunakan Masker
  6. Pengemudi dan/atau penumpang sepeda motor yang tidak menggunakan Masker;
  7. Tidak memenuhi ketentuan jumlah penumpang di dalam kendaraan agar sesuai dengan ketentuan menjaga jarak secara fisik maksimal setengah dari kapasitas kendaraan atau mengikuti ketentuan lain yang ditetapkan oleh pemerintah
  8. Pelanggaran lainnya yang berpotensi akan mengganggu, menghambat, menggagalkan upaya pemerintah dan masyarakat untuk mencegah dan menangani penyebaran dan penularan Covid-19

Jenis Pelanggaran Pemilik, Pengelola dan/atau Penanggung Jawab Kegiatan/Usaha meliputi:

  1. Tidak menyediakan sarana untuk mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan air mengalir atau pencuci tangan berbasis alcohol
  2. Mengizinkan orang yang tidak menggunakan Masker masuk ke tempat kegiatan/usahanya
  3. Tidak mewajibkan pegawai/karyawan menggunakan Masker di tempat kegiatan/usahanya
  4. Tidak menyediakan alat pengukur suhu tubuh (thermo gun );
  5. Tidak menerapkan aturan jaga jarak secara fisik antar orang minimal 1 (satu) meter ketika berada di tempat kegiatan/usahanya
  6. Melaksanakan kegiatan yang menyebabkan kerumunan di ruangan/tempat usaha/kegiatan yang melebihi kapasitas sesuai level kewaspadaan Daerah
  7. Melebihi batasan maksimal jumlah orang dalam sarana Moda Transportasi sesuai level kewaspadaan Daerah
  8. Melakukan pelanggaran terhadap pembatasan kegiatan yang telah ditetapkan
  9. Melakukan kegiatan keagamaan di rumah/tempat ibadah dan/atau di tempat tertentu tanpa melaksanakan protokol kesehatan dalam pencegahan penyebaran Covid-19
  10. Melanggar larangan kerumunan orang dalam jumlah besar
  11. Pelanggaran lainnya yang berpotensi akan mengganggu, menghambat, menggagalkan upaya pemerintah dan masyarakat untuk mencegah dan menangani penyebaran dan penularan Covid 19

Pengenaan sanksi meliputi:

  1. Denda Administratif mulai dari Rp. 100.000,-
  2. Penghentian Sementara Kegiatan
  3. Penghentian Tetap Kegiatan
  4. Pembekuan Izin Usaha atau Rekomendasi Pembekuan Izin Usaha
  5. Pencabutan Sementara Izin Usaha atau Rekomendasi Pencabutan Sementara Izin Usaha
  6. Pencabutan Izin Usaha atau Rekomendasi Pencabutan Izin Usaha

Kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Sumedang diimbau agar tetap waspada pada masa AKB ini. (Abas)

Categories: Pemerintahan