UP DATE Covid-19 SUMEDANG: Terjangkit Covid-19 Bukanlah Sebuah Aib - El Jabar

UP DATE Covid-19 SUMEDANG: Terjangkit Covid-19 Bukanlah Sebuah Aib

SUMEDANG, eljabar.com — Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Sumedang kembali melaporkan perkembangan pencegahan penyebaran COVID-19 di Kabupaten Sumedang pada Rabu, 17 Juni 2020 yang masih perlu lebih diwaspadai.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Drs. Asep Tatang sekaligus Kabag Humas dan Protokol menyebutkan, berdasarkan uji Polymerase Chain Reaction / SW AB, terdapat pasien positif sebanyak 3 orang, yang terdiri dari Kecamatan Tomo 1 orang, Ganeas 1 orang dan Darmaraja 1 orang.

Dari total 13 orang pasien terkonfirmasi positif SWAB.sebanyak 10 orang telah selesai dan dinyatakan sembuh yaitu dari Kecamatan Darmaraja, Jatinangor, Tanjungsari, Sumedang Selatan, Buahdua, Ujungjaya dan Cimanggung,

Berdasarkan hasil pemeriksaan Rapid Test, dinyatakan Reaktif Rapid untuk hari ini sebanyak 1 orang, dimana Hasil Reaktif Rapid Test dibagi menjadi dua katagori yaitu ODP Rapid Test Positif, sebanyak 1 orang, yaitu dari Kecamatan Paseh. PDP Rapid Test Positif pada hari ini Tidak Ada

Jumlah total Reaktif Rapid Test sebanyak 71 orang, 67 orang dinyatakan selesai dan 3 orang meninggal. Perlu diketahui dan dipahami bersama, bahwa hasil Rapid Test Reaktif belum tentu positif terpapar covid 19, untuk membuktikannya harus dilanjutkan dengan uji Polymerase Chain Reaction / SWAB.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) adalah orang yang dirawat dengan memiliki riwayat perjalanan dari wilayah yang terkonfir masi terjangkit Covid-19 dan memiliki gejala demam, ISPA serta pneumonia maupun yang tidak bergejala, pada hari ini dinyatakan tidak ada PDP. Dari jumlah 53 orang, 52 orang dinyatakan selesai perawatan dan 1 orang meninggal.

Secara umum jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Reaktif dan Non Reaktif Tidak ada.

Jumlah pemeriksaan SWAB oleh RSUD; Jumlah Pasien : 172 orang, Jumlah Swab Ulang : 94 orang, Jumlah Keseluruhan : 266 orang.

Jumlah Pemeriksaan Rapid Test oleh RSUD; Telah dilaksanakan : 2.078 orang, Jumlah Rapid Test Ulang : 101 orang, Jumlah keseluruhan : 2.179 orang.

Orang Dalam Pemantauan (ODP) adalah orang yang memiliki riwayat perjalanan dari wilayah yang terkonfirmasi terjangkit Covid-19 dan memiliki gejala demam atau ISPA tanpa pneumonia, jumlahnya sebanyak 9 orang, dinyatakan selesai menjalani masa pemantauan 972 orang, sehingga jumlah total sebanyak 981 orang.

Secara umum total Orang Dalam Pemantauan (ODP) Reaktif d an Non Reaktif adalah sebanyak 10 orang.

Orang Tanpa Gejala (OTG) adalah orang yang tidak memiliki gejala, tetapi pernah kontak erat dengan orang yang positif Covid-19, jumlahnya pada hari ini 13 orang.

Pelaksanaan SWAB secara massif yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan 12 Mei sampai dengan 15 juni 2020 sebanyak 627 orang.

Pemeriksaan SWAB (PCR) secara masif oleh Dinas Kesehatan pada tanggal 12 Mei sampai dengan 15 Juni dilakukan kepada sebanyak 627 orang.

Rapid Test yang telah dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan sampai dengan tanggal 17 Juni 2020 adalah selesai Rapid Test 3.445 orang dan selesai Rapid Tes t ulang 85 orang

Sementara itu,hasil Rapid Test yang dilaksanakan secara masif dari tanggal 28 April 2020 sampai dengan 17 Juni 2020 dilakukan terhadap 1.852 orang dengan hasil sebanyak 1.821 orang negatif dan 31 or ang reaktif.

Orang Dalam Risiko (ODR) adalah orang yang memiliki riwayat perjalanan dari wilayah yang terkonfirmasi terjangkit Covid-19, tetapi tidak memiliki gejala apapun jumlahnya sampai dengan tanggal 17 juni 2020 sebanyak 326 orang, jumlah ini mengalami kenaikan sebanyak 2 Orang dari hari sebelumnya yang ber jumlah 324 orang.

Perlu kita pahami bersama bahwa terjangkit Covid-19 bukanlah sebuah aib. Untuk itu jika ada gejala terjangkit Covid-19 dan memiliki riwayat kunjungan ke zona merah Covid-19, maka yang bersangkutan wajib jujur kepada petugas kesehatan saat memeriksakan dirinya dan patuhi protokol Covid-19.

Keberhasilan menekan angka infeksi Covid-19 ditentukan oleh dukungan semua pihak pada Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Untuk itu, kepada seluruh warga Kabupaten Sumedang diimbau tetap menjaga jarak, mengurangi bepergian, menggunakan masker setiap keluar rumah dan rajin mencuci tangan memakai sabun. (Abas)

Categories: Pemerintahan