Wabup Sumedang Pimpin Rakor Penertiban Keramba di Bendungan Jatigede - El Jabar

Wabup Sumedang Pimpin Rakor Penertiban Keramba di Bendungan Jatigede

SUMEDANG, eljabar.com — Bertempat di Ruang Tengah Gedung Negara Rabu (25/11/2020), Wakil Bupati Sumedang H Erwan Setiawan memimpin Rapat Koordinasi Penertiban Keramba Jaring Apung dan Keramba Jaring Tancap di Bendungan Jatigede yang diikuti jajaran Forokopimda dan unsur terkait lainnya.

Wabup usai memimpin rapat  mengatakan, Rakor  dilaksanakan dalam rangka menegakkan Perda Nomor 4 tahun 2018.

“Sudah jelas bahwa di dalam Perda tersebut tertuang  Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Sumedang dimana KJA dan KJT atau Keramba Jaring Apung, Jaring Tancap di Kawasan Jatigede tidak diperbolehkan dan larangan ini sudah diperkuat oleh Perbub,” ucapnya.

Oleh karena itu, pihaknya sudah melakukan tindakan persuasif beberapa kali dengan cara duduk bersama pihak terkait dan sudah melayangkan surat.

“Sudah enam kali surat dilayangkan kepada para pengusaha jaring apung untuk membongkar sendiri atau kami bongkar. Tetapi di lapangan malah semakin bertambah sampai ada 326 kolam jaring apung disana,” ujarnya.

Oleh karena itu, sudah disepakati bahwa Satpol PP dengan dibantu oleh TNI dan Polri untuk bersama-sama menertibkan Jaring Apung dan Jaring Tancap.

“Kita hari Sabtu tanggal 28 November 2020 bersama-sama akan bongkar semua kolam jaring apung, jaring tancap yang ada di Waduk Jatigede,” terangnya.

Wabup juga menegaskan, beberapa bulan yang lalu sudah melaksanakan rapat dengan para pemilik jaring apung, jaring tancap terutama dari warga setempat.

“Kalau pemilik yang asli orang Sumedang mereka siap membongkar sendiri asal yang dari luar ditertibkan juga. Saya sudah memerintahkan kepada Kasatpol PP untuk memprioritaskan membongkar yang investor-investor dari luar. Kalau yang asli dari Sumedang tidak mau membongkar, baru kita akan bongkar,” tegasnya.

Sementara itu, Kasatpol PP Bambang Riyanto menerangkan teknis yang akan dilaksanakan di lapangan dalam kegiatan penertiban tersebut.

“Kita akan merapat di Kantor Satker Jatigede  dan semua Sapras akan kita kumpulkan di situ. Jam delapan pagi kita akan apel bersama dan mulai bergerak sesuai dengan Tupoksi masing-masing,” ucapnya.

Jikalau sampai terjadi adanya penghadangan dan terindikasi perbuatan anarkis, maka aparat kepolisian akan menanganinya.

“Kita tadi sudah koordinasi dengan pihak kepolisian bahwa jika ada perbuatan yang menghalang-halangi petugas akan diberi tindakan dari pihak kepolisian secara tegas,” ujarnya. (Abas)

Categories: Regional