Wakil Bupati Sumedang: Selain Iptek, Siswa Harus Dibekali Pendidikan Akhlaq

SUMEDANG, eljabar.com — Selain dituntut mampu mengikuti setiap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), siswa juga harus dibekali pendidikan akhlaq sebagai dasar pendidikan sehingga tercipta sinkronisasi antara kualitas pikir dengan kualitas moral.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Bupati Sumedang H. Erwan Setiawan di hadapan siswa-siswi SMPN 1 Tanjungsari saat menjadi pembina pada Upacara Bendera, Senin (13/1/2020).

“Kalau kita pintar, ditunjang akhlaq dan moral yang baik, insyaallah akan menjadi pemimpin bangsa ini ke depan. Untuk itu, saya berpesan kepada para pendidik, kedepankan akhlaq dan moral anak-anak didik kita, baru pendidikan lainnya mengikuti. Kalau akhlaq dan moral sudah baik maka pendidikan akan berjalan dengan baik,” ujarnya.

Dalam bidang pendidikan, kata Wabup, sejalan dengan Visi Sumedang Simpati, saat ini Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang telah memberlakukan program Wajib diniyah 4 tahun untuk siswa SD se-Kabupaten Sumedang.

Ia mengatakan, program tersebut merupakan pendidikan tambahan di luar jam sekolah formal sebagai upaya untuk membangun akhlaq para siswa dan menjadi syarat wajib bagi para peserta didik yang akan melanjutkan pendidikan ke tingkat SMP.

“Anak-anak SD di Kabupaten Sumedang harus mengikuti Wajib Diniyah 4 tahun. Dari pagi sampai siang sekolah forma. Ashar dan maghrib mereka wajib mengikuti pendidikan agama. Program ini perlu diterapkan, salah satunya untuk mengganti pelajaran etiket,” jelas Wabup.

Kaitan dengan kunjungannya, Wabup mengatakan, selain silaturahmi, kehadirannya ingin memantau secara langsung kondisi di SMPN 1 Tanjungsari terkait sarana dan prasarana yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan.

Ia pun mengharapkan, melalui perbaikan sarana dan prasaraan tersebut akan lebih meningkatkan mutu pendidikan di SMPN 1 Tanjungsari.

“Kehadiran saya harus ada manfaatnya tidak hanya sebagai pembina upacara saja. Mudah-mudahan mutu SMPN 1 Tanjungsari semakin baik dan semakin meningkat,” ungkapnya.

Terakhir ia pun mengajak para siswa untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan sekolah demi terciptanya lingkungan yang sehat dan nyaman sehingga membantu kelancaran proses belajar mengajar di sekolah.

“Mari kita jaga keasrian lingkungan SMPN 1 setiap saat. Setiap pagi sebelum masuk ruang kelas, coba para siswa mungut sampah dulu. Bersih-bersih agar tetap terjaga lingkungan di lingkungan smp Tanjungsari ini agar menjadi sekolah yang sehat nyaman dan asri,” tuturnya.

Dikatakan, kalau sekolahnya bersih, belajar akan nyaman, tidak terganggu dengan bau sampah dan polusi, adik adik pun akan menerima pelajaran dengan nyaman.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang Agus Wahidin, Forkopimcam Tanjungsari, Kepala Sekolah, para guru dan siswa SMPN 1 Tanjungsari. (Abas)

Advertisement

Categories: Pendidikan