Wakil Bupati Sumedang Uji Coba Pengoperasian Incenerator Ramah Lingkungan di Hegarmanah - El Jabar

Wakil Bupati Sumedang Uji Coba Pengoperasian Incenerator Ramah Lingkungan di Hegarmanah

SUMEDANG, eljabar.com — Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan beserta jajaran melakukan kunjungan ke Tempat Pengelolan Sampah Terpadu (TPST) Bumdes Maju Sauyunan di Desa Hegarmanah Kecamatan Jatinangor, Selasa (06/10/2020).

Kunjungannya ke TPST Hegarmanah ini untuk melihat uji coba pengoperasian mesin pembakaran sampah atau incenerator ramah lingkungan untuk pengolahan sampah di Desa Hegarmanah.

Wabup menyampaikan, bahwa pihaknya menyambut baik dengan adanya incenerator ramah lingkungan tersebut. Namun demikian, ia juga mengkritisi  asap hasil sisa pembakaran masih terbilang cukup tinggi.

Kaitan hal itu, kedepan ia mengharapkan, prototype incenerator ini bisa lebih disempurnakan dan dikembangkan lagi agar pengolahan sampah lebih ramah terhadap lingkungan.

“Maksimal asap yang keluar itu tidak lebih dari 10 %, kalau bisa usahakan 5%. Untuk itu, saya perintahkan DLHK untuk terus memantau supaya ini lebih sempurna lagi,” katanya.

Lanjut dikatakan Wabup, setelah dilakukan penyempurnaan, secara bertahap pemkab akan melakukan pengadaan incelator di tiap desa. Rencana ini, akan dikaji melihat kesiapan anggaran pemkab dan desa.

“Kita sistemnya subsidi silang ke desa desa. Seperti dari harga seratus juta, desa hanya mampu 30 juta maka Pemda akan bantu 70 juta atau fifty fifty tergantung kesediaan desa dalam menganggarkannya. Nanti kita kaji bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Cecep selaku teknisi alat pengolahan sampah menjelaskan, alat  inceneratornya bisa menampung sampah 1 kubik per jam. Ia mengklaim, realisasinya dilapangan spesifikasi alat menyesuaikan dengan kebutuhan volume sampah.

“Kita bisa meningkatkan dari 1 kubik sampai 5 kubik. Dengan dimensi yang ada 60 persegi, total ketinggian lebih dari 7.5 meter kapasitas 1 kubik perjam otomatis kalau ingin volume  5 kubik kita tinggal kali lima volume dari kapasitas alat itu sendiri” jelas Cecep.

Sedangkan dari sistem ramah lingkungan, untuk asapnya kita aplikasikan dengan sistem reduksi asap dilengkapi warpscruber yaitu untuk pencucian asap, dari asap panas sampai ke asap dingin dikembalikan dengan pembakaran. (Abas)

Categories: Regional